Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tutup Tahun, Aksesmu Tanam Mangrove di Muara Gembong, Jejak Kebaikan untuk Alam

Sugeng Sumariyadi
24/12/2025 14:50
Tutup Tahun, Aksesmu Tanam Mangrove di Muara Gembong, Jejak Kebaikan untuk Alam
Aksesmu bersama Yayasan Indonesia Hijau dan dua perempuan pegiat lingkungan berkolaborasi menghijaukan Muara Gembong di akhir tahun.(ISTIMEWA)

CATATAN baik terus ditorehkan banyak pihak sepanjang tahun 2025 ini. Salah satunya oleh Aksesmu yang menutup tahun dengan menggelar aksi  penanaman pohon mangrove di Muara Beting, Desa Pantai Bahagia,
Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini menjadi momen refleksi akhir tahun bagi Aksesmu untuk meninggalkan jejak kebaikan bagi alam, sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif.

Penanaman mangrove dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Indonesia
Hijau. Selain itu juga melibatkan dua perempuan pegiat lingkungan, Tri Sugiarti dan Euis Teristoria, yang selama ini aktif mendorong kepedulian lingkungan berbasis masyarakat.

Kegiatan ini tidak lepas dari fokus utama Aksesmu sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pemberdayaan warung. Melalui penanaman mangrove ini, Aksesmu ingin membuka ruang kolaborasi dengan pegiat lingkungan hidup sebagai langkah awal menuju program-program lingkungan yang lebih relevan, terukur, dan berdampak bagi warung-warung binaan ke depan.

Operations General Manager Aksesmu, Sulardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penutup tahun. Ini pengingat nilai yang ingin dibawa Aksesmu ke tahun berikutnya.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai refleksi akhir tahun. Aksesmu ingin menutup 2025 dengan meninggalkan jejak yang baik bagi alam, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk program lingkungan yang lebih relevan dan berdampak bersama warung-warung binaan kami di tahun 2026,” tambahnya,


Hari Ibu

 

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Aksesmu mengajak perempuan pegiat lingkungan sebagai simbol peran penting perempuan dalam menjaga
keberlanjutan kehidupan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa peran merawat, menjaga, dan menumbuhkan kehidupan tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan di masyarakat.

Tri Sugiarti pegiat lingkungan sekaligus pemilik Bank Sampah Tri Alam Lestari menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih berkelanjutan bersama Aksesmu.

“Aku senang banget diajak Aksesmu ikut nanam mangrove, apalagi momennya pas Hari Ibu. Buat aku, ini bukan cuma soal nanam pohon, tapi juga jadi awal kenal dan mulai kolaborasi. Ke depannya, aku dan Aksesmu bakal bareng-bareng ngajak warung-warung binaan belajar soal pengelolaan dan daur ulang sampah. Jadi sambil jalanin usaha, warung juga bisa lebih peduli lingkungan dan bahkan punya peluang penghasilan
tambahan,” paparnya.

Perwakilan Yayasan Indonesia Hijau mengapresiasi langkah Aksesmu yang
membuka ruang kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, dan pegiat
lingkungan.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga pesisir dan ekosistem laut di sekitarnya. Melalui kegiatan penutup tahun ini, Aksesmu berharap kesadaran akan kepedulian lingkungan dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan bersama ekosistem warung binaan.

Aksesmu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program
berkelanjutan yang berdampak positif, tidak hanya bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan alam Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner