Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGI, Jawa Barat mengukuhkan posisinya sebagai lokomotif ekonomi nasional. Salah satunya melalui pencapaian kinerja ekspor yang tertinggi secara nasional sepanjang 2025.
Hal ini tercermin dari tren positif neraca perdagangan yang terus mengalami surplus signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan yang stabil di tengah dinamika ekonomi global. "Ada kenaikan sebesar 2,51% secara cumulative-to-cumulative (c-to-c) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangangan Jawa Barat Nining Yuliastiani, di Bandung, Senin (22/12).
Keberhasilan ekspor ini berdampak langsung pada neraca perdagangan Jawa Barat yang mencatatkan surplus sebesar USD 23,25 miliar. Angka ini didapat dari selisih nilai ekspor yang jauh melampaui total impor yang berada di angka USD 8,76 miliar.
Perkuat insfrastruktur
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk terus memperkuat infrastruktur dan konektivitas guna mendukung kelancaran ekspor berbagai komoditas industri asal Jabar.
KDM, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa pembangunan akses menuju Pelabuhan Patimban menjadi prioritas agar arus logistik industri dari kawasan timur dan utara Jabar semakin efisien.
"Akses ke Patimban akan kita genjot dalam waktu tidak terlalu lama. Akses tol terkoneksi dan di sini sudah ada bandara dan Pemda Provinsi Jabar sudah sangat serius dalam menata industrialisasi di Jabar,” tegasnya.
Menurut dia, konektivitas yang baik merupakan fondasi utama agar aktivitas ekspor dari Jabar berjalan optimal. Untuk diharapkan kegiatan ekspor berjalan lancar. Mulai dari pelabuhan hingga ke pelanggan di negara tujuan.
KDM juga mendorong perluasan pasar ekspor non-tradisional sebagai alternatif dari pasar Amerika. Potensi pasar Indonesia sangat luas dan terbuka, hanya perlu penguatan diplomasi dan negosiasi dagang yang lebih agresif.
"Pasar kita ini terbuka dan luas. Negosiasinya harus dilakukan agar produk-produk kita tetap bisa bersaing," tegasnya.
Dominasi manufaktur
Lebih jauh, Kadisperindag Jabar Nining Yuliastiani menegaskan bahwa sektor industri manufaktur masih menjadi kontributor tunggal terbesar bagi ekspor Jawa Barat.
"Hampir seluruh nilai ekspor kita, yakni sebesar 98,69% berasal dari sektor manufaktur," ujarnya.
Menurut data teknis, kategori barang yang mengalami peningkatan ekspor terbesar dipimpin oleh kelompok Mesin dan Perlengkapan Elektrik. Sektor ini terus menunjukkan permintaan yang kuat dari berbagai negara mitra dagang.
Posisi kedua ditempati oleh sektor Kendaraan dan Bagiannya, disusul oleh industri Pakaian Jadi Bukan Rajutan . “Ketiga sektor ini menjadi motor penggerak utama pengiriman barang ke luar negeri,” katanya.
Terkait negara tujuan, Amerika Serikat masih menjadi pasar tradisional utama bagi produk-produk asal Jawa Barat dengan proporsi mencapai 16,54% dari total nilai ekspor. Selain Negeri Paman Sam, Filipina muncul sebagai pasar potensial yang kuat di Asia Tenggara dengan kontribusi sebesar 9,17%, diikuti oleh Jepang yang menyerap 7,42% produk ekspor Jabar.
Negara BRICS
Nining menjelaskan bahwa pemerintah provinsi tidak hanya terpaku pada pasar tradisional. Saat ini, Jawa Barat mulai membidik pasar potensial di kawasan ASEAN, negara-negara anggota BRICS, serta Uni Eropa.
“Kami melihat peluang besar di wilayah Afrika dan negara-negara non-tradisional lainnya. Hal ini sejalan dengan rencana strategis Kementerian Perdagangan tahun 2025-2029," tandasnya.
Untuk mendukung keberlanjutan tren ini, Disperindag Jabar aktif melaksanakan berbagai program pengembangan, seperti PROSPEK PESAT yang melibatkan 40 peserta pelaku usaha untuk siap melakukan penetrasi pasar global.
Selain itu, terdapat program Coaching Program for New Exporter (CPNE) dan Business Matching Export (BME) yang masing-masing melatih 30 peserta untuk meningkatkan kapasitas SDM dan mutu produk ekspor.
Salah satu prestasi gemilang tahun ini adalah partisipasi dalam West Java Expo (WJX) di Trade Expo Indonesia (TEI). Ajang tersebut berhasil mencatatkan transaksi fantastis senilai lebih dari Rp 328,61 miliar.
Untuk menjaga momentum ini, dukungan administratif terus diperkuat melalui fasilitasi Surat Keterangan Asal (SKA) yang tersebar di berbagai titik strategis.
Sepanjang tahun 2025, layanan Instansi Penerbit SKA (IPSKA) di Jawa Barat telah berhasil menerbitkan total 197.159 dokumen SKA dan Deklarasi Asal Barang (DAB) untuk melayani 1.420 pelaku usaha.
Aktivitas pelayanan administratif ini didominasi oleh wilayah-wilayah industri utama, di mana IPSKA Kabupaten Bekasi mencatatkan volume pelayanan tertinggi guna mendukung basis manufaktur terbesar.
Langkah serupa diikuti oleh IPSKA Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta yang menjadi tumpuan bagi eksportir di sektor otomotif dan mesin yang padat modal.
Daftar rangkaian ekspor Jawa Barat tahun 2025:
* PT Denso (17 Des): Ekspor komponen elektrik senilai 26,4 juta USD ke ASEAN, Eropa, AS, Jepang, Tiongkok, dan India menggunakan SKA Form A, D, & E.
* Kylafood (1 Des): Ekspor makanan instan senilai Rp295 juta ke Taiwan.
* PT Home Well (14 Nov): Ekspor perdana 6.400 pasang sepatu senilai 95.406 USD ke Amerika Serikat.
* PT Gemilang Agro (9 Okt): Ekspor 28.800 pcs keripik singkong senilai Rp288 juta.
* Toyota (9 Okt): Seremoni pencapaian ekspor mobil ke-3 juta unit di Karawang.
* Be Chips (24 Sep): Ekspor makanan ringan senilai Rp1,96 miliar ke Jepang.
PEMERINTAH akan membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak-anak usia di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026.
Persiapan mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat mulai dimatangkan oleh pemerintah pusat dan daerah.
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengambil kebijakan meliburkan operasional ojek, angkutan kota (angkot), delman, dan becak yang beroperasi di jalur mudik.
Hadirnya da'i kondang dan publik figur ini, merupakan bagian dari tujuan dilaksanakannya Persis Ramadhan Expo
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja loka
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
GPM bukan sekadar seremoni, melainkan upaya sistematis untuk menekan laju inflasi di level akar rumput.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Puting beliung di Cimahi menyerang Kelurahan Padasuka, serta kawasan Pemkot Cimahi
Pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak- anak yatim di lingkungan sekitar wilayah operasional bank bjb syariah
Sekali pun pasokan batu bara berkurang, Cirebon Power memastikan pasokan listrik untuk masyarakat tetap aman.
Qoala Plus memberikan edukasi kepada peserta atas gambaran besar pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi
Selain kesiapan infrastruktur jalan, Dishub Kabupaten Bekasi juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu pengaturan lalu lintas selama masa mudik.
Diharapkan sekitar 2.000 item produk yang dijual di gerai KDMP berasal dari umat dan organisasi Islam
Horizon University Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan lima Program Studi (Prodi) baru di bawah Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved