Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia kontes ikan koi nasional, nama Hartono Soekwanto sangat dikenal dan berprestasi. Bukan semata karena kemenangan yang spektakuler, konsistensi prestasi yang terjaga dari tahun ke tahun menjadi nilai tambah lainnya.
Pencinta ikan koi asal Bandung ini menjelaskan, konsistensinya dalam memenangkan kontes ikan koi bukan suatu kebetulan. Rentetan gelar yang diraihnya ini berasal dari kombinasi pemilihan genetika unggul, perawatan jangka panjang, kesiapan kontes, serta etika kompetisi yang dijaga dengan disiplin.
Prinsip-prinsip inilah yang membentuk fondasi keberhasilan Hartono Soekwanto dalam mencetak koi juara secara berkelanjutan. Terbaru, keunggulannya ini kembali mengemuka pada Final Liga Jateng Koi Show Pati 2025 yang diselenggarakan pada 12–14 Desember.
Koleksi koi miliknya kembali meraih gelar juara utama di sejumlah kategori prestisius. "Langkah awal yang selalu ditekankan adalah pemilihan asal koi," kata Hartono, Senin (15/12).
Pria ini dikenal selektif dalam menentukan farm, dengan mengandalkan lini terbaik dari Sakai Fish Farm dan Omosako Koi Farm. Proses akuisisi dilakukan melalui jalur terpercaya seperti Odakan, dengan persiapan dan pendampingan teknis dari Samurai Koi Center.
Pendekatan ini memastikan setiap koi memiliki potensi dasar yang kuat sejak ukuran muda, syarat mutlak untuk konsistensi prestasi jangka panjang.
Bukan kemenangan instan
Dia mengaku tidak mengejar kemenangan instan. "Koi-koi dibina secara bertahap, mengikuti ritme pertumbuhan alami."
Hal ini terlihat dari rekam prestasi Taisho Sanshoku miliknya yang terus naik kelas mulai dari ukuran 55–60 cm hingga mencapai 68 cm, sembari meraih gelar Grand Champion, Adult Champion, dan Male Champion A di berbagai ajang nasional sepanjang 2023–2025.
Pendekatan bertahap ini menjaga kualitas berbagai faktor yang menentukan penilaian juri seperti bodi, keseimbangan pola, serta kematangan warna.
Dalam penilaian teknis, dia mengklaim memegang standar visual yang konsisten lintas varietas.
Pada Sanke, Hartono menekankan shiroji bersih, kiwa tegas, dan sumi hitam mengkilap yang matang. Pada Taisho Sanshoku, keseimbangan hi, shiroji, dan sumi menjadi prioritas utama, didukung struktur tubuh proporsional.
"Sementara pada Shiro (Ginrin), kerapian dan pemerataan kilau ginrin, kekuatan warna, serta bodi yang 'jadi' penentu," katanya.
Standar inilah yang membuat koi-koinya berulang kali unggul, bahkan ketika menghadapi kompetisi ketat. Selain itu, konsistensi prestasi juga ditopang oleh kesiapan menjelang lomba.
Proses handling, adaptasi kolam, hingga kondisi fisik ikan dipersiapkan secara detail bersama tim pendukung. Hasilnya tampak pada Shiro yang ukurannya terus meningkat hingga 69 cm. Ikan ini mencatatkan rentetan kemenangan Grand Champion C di berbagai ajang seperti di Kuningan, ZNA Bandung, Magetan, hingga Pati 2025.
Etika kompetisi
Hartono melanjutkan, salah satu faktor yang jarang dibahas namun krusial adalah etika kompetisi. Dirinya dikenal tidak selalu menurunkan koi unggulannya demi terus menghidupkan persaingan dengan peserta yang lain.
Padahal, dia memiliki Sanke legendarisnya, koi yang sejak ukuran 50 cm di Tulungagung nyaris tak terkalahkan.
"Konsistensi prestasi tidak hanya soal menang, tetapi juga tentang menjaga ekosistem koi show nasional agar tetap sehat dan berkelanjutan," katanya.
Hasilnya, semua pendekatan tersebut berpuncak di Final Liga Jateng Koi Show Pati 2025. Di ajang ini, koi miliknya kembali membuktikan kualitasnya dengan meraih Grand Champion A (Taisho Sanshoku 68 cm), Grand Champion C serta Best Kinginrin B (Kinginrin 69 cm).
Raihan ini menegaskan bahwa konsistensi bukan sekadar narasi, melainkan hasil nyata dari sistem yang teruji. Terlebih, baginya deretan piala bukanlah tujuan akhir.
Konsistensi prestasi yang ia bangun justru menjadi contoh praktik terbaik bagi dunia koi Indonesia. "Keberhasilan jangka panjang menuntut kesabaran, standar kualitas yang jelas, serta komitmen pada etika dan kebersamaan komunitas," tambah Hartono.
Dengan pendekatan tersebut, dirinya tak hanya mencetak koi juara dari tahun ke tahun, tetapi juga ikut membentuk wajah kompetisi koi nasional. "Semoga bisa lebih matang, adil, dan berkelas," tegasnya.
Untuk update terbarunya, di hulu Sungai Cileungsi pada pukul 19.20 WIB TMA berada diketinggian 410 sentimeter yang memiliki batas normalnya 100 sentimeter.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved