Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Polri dan Masyarakat Kolaborasi Tanam Jagung di Indramayu untuk Ketahanan Pangan

Nurul Hidayah    
11/12/2025 17:28
Polri dan Masyarakat Kolaborasi Tanam Jagung di Indramayu untuk Ketahanan Pangan
Polri dan masyarakat melakukan penanaman jagung bersama di Indramayu(MI/NURUL HIDAYAH)

KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia memulai gerakan penanaman perdana jagung, Kamis (11/12). Bekerja sama dengan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 150 hektare.

Lahan itu merupakan milik Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Indramayu di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Indramayu.

Program ini menjadi titik awal kolaborasi Polri dan FKDB dalam mewujudkan swasembada jagung melalui pemberdayaan petani dan masyarakat di daerah.

Penanaman perdana dipimpin langsung oleh Kepala Baharkam Polri, Komisaris Jenderal Karyoto, bersama jajaran petinggi Polri dan para petani lokal.

“Kami mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan mendorong swasembada jagung. Potensi jagung sangat besar dan Polri siap ikut mengawal program ini,” ujar Karyoto.  

Dia juga menegaskan bahwa pelibatan petani lokal dan warga sekitar kawasan hutan menjadi bagian penting dari strategi pengembangan jagung nasional.  

Sementara itu, Ketua FKDB Indramayu, Mulyadi, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk meningkatkan produksi jagung di daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya simbolis, tapi bukti keseriusan kami dalam mendukung petani dan meningkatkan produksi pangan,” tandasnya.

Selain penanaman, kolaborasi ini juga  menyiapkan skema pembelian jagung dari petani dengan harga lebih tinggi daripada harga pasar.

"Kebutuhan jagung di wilayah Indramayu dan kabupaten sekitarnya cukup besar. Selain terdapat pabrik pakan ternak di Indramayu, industri makanan ringan di Majalengka juga membutuhkan suplai jagung dalam jumlah besar," tambah Mulyadi.

Karena itu, pihaknya berharap pengelolaan produksi jagung ke depan dapat lebih banyak digerakkan oleh putra daerah.

“Sekarang sudah ada delapan kelompok tani yang siap menggarap lahan 150 hektare ini. Kami berharap ini menjadi langkah awal kebangkitan jagung di Indramayu,” tegasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner