Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Intensitas Hujan Masih Tinggi, Wali Kota Bandung Imbau Wisatawan Lebih Berhati-hati

Naviandri
08/12/2025 19:12
Intensitas Hujan Masih Tinggi, Wali Kota Bandung Imbau Wisatawan Lebih Berhati-hati
Sejumlah wisatawan menikmati suasana di Jalan Braga, Kota Bandung.(MI/NAVIANDRI)

MENJELANG libur Natal dan Tahun Baru (nataru ) 2025-2026, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengimbau wisatawan untuk memperhatikan kondisi cuaca yang kini memasuki fase intensitas hujan tinggi.

Dia menyebut beberapa titik wisata yang rawan, seperti kawasan aliran sungai, Taman Hutan Raya dan jalur wisata air di sekitar Cika-cika.

“Kami mohon wisatawan punya kesadaran bersama, terutama soal sampah. Jangan tinggalkan begitu saja. Bagi yang berwisata alam, tolong perhatikan cuaca dan jangan memaksakan diri,” tuturnya, Senin (8/12).

Menanggapi sejumlah bencana longsor dan banjir yang terjadi di Bandung selama beberapa hari terakhir, Farhan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung telah melakukan evakuasi dan relokasi warga, terutama di pemukiman bantaran sungai.

“Relokasinya sementara. Tidak langsung ke Rusun Rancacili karena itu jauh dan berpotensi mengganggu kegiatan sekolah anak-anak,” jelasnya.

Saat ini, penanganan relokasi menggunakan skema kontrakan sementara yang dibiayai dermawan, bukan APBD. Saat ini sebagian besar hunian di bantaran sungai dipastikan tidak memiliki IMB atau PBG, meskipun menurut aturan kepemilikan aset di bantaran sungai tetap dimungkinkan secara hukum.

“Hal yang tidak boleh itu pemerintah mengeluarkan IMB atau PBG-nya. Itu berbeda dengan status kepemilikan,” bebernya.


Moratorium permukiman baru


Farhan memastikan Pemkot Bandung memberlakukan moratorium penerbitan izin pembangunan kawasan pemukiman baru hingga situasi cuaca dan kebijakan mitigasi risiko bencana lebih stabil.

“Akan ada moratorium untuk izin pemukiman baru. Yang sudah berjalan tidak bisa dihentikan karena izinnya sudah keluar,” terangnya.

Farhan menyampaikan kebijakan ini merujuk dua dokumen resmi, yakni Surat Edaran gubernur terkait pembangunan dan larangan perjalanan luar negeri bagi ASN hingga kondisi kembali normal.

Selain itu Pemkot Bandung juga memangkas sejumlah pohon di ruas Jalan Supratman dan Jalan LRE Martadinata atau Jalan Riau. Ini sebagai langkah mitigasi bencana pohon tumbang sekaligus optimalisasi pencahayaan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Riswandi menjelaskan, pekerjaan pemangkasan telah direncanakan. Kini dieksekusi melalui kolaborasi antar perangkat daerah.

“Sejak awal Pak Wali menjabat sudah meminta kolaborasi antara Dinas Perhubungan dan DPKP untuk trimming karena banyak pohon yang menutupi lampu. Ini juga bagian dari mitigasi pohon roboh. Banyak pohon tumbang belakangan ini, jadi memang harus dikurangi bebannya,” tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner