Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lanal Cirebon Gagalkan Upaya Penyelundupan Pakaian

Nurul Hidayah    
02/12/2025 20:03
Lanal Cirebon Gagalkan Upaya Penyelundupan Pakaian
Lanal Cirebon memperlihatkan barang bukti pakaian yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia(MI/NURUL HIDAYAH)

PANGKALAN TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon menggagalkan upaya penyelundupan pakaian baru dari Malaysia. Pakaian tersebut masuk ke Indonesia secara ilegal dan tanpa ada proses kepabeanan.

Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, menjelaskan bahwa pelaku penyelundupan menuliskan bahwa barang-barang yang dibawa truk sebagai barang pindahan, sehingga tidak membuat petugas curiga.

"Jadi barang pindahan dari Pontianak menuju Patimban untuk dibawa ke Tangerang,” tuturnya, Selasa (2/12).

Upaya penyelundupan berawal dari adanya laporan intelejen yang diterima oleh Lanal Cirebon. Operasi intelejen pun dilakukan di Pelabuhan Patimban, Minggu (30/11)  sekitar pukul 04.00 WIB.

Tim gabungan yang dipimpin oleh Komandan Lanal Cirebon kemudian mencegat sebuah truk fuso dengan nomor polisi F 8810 HL yang baru turun dari KM Ferindo 5.

Setelah isi muatan dibuka, terlihat tumpukan pakaian sport yang dibungkus plastik bening, rapih dan bersih serta berlabel premium.  Ada pun jenis pakaian sport tersebut terdiri dari celana panjang spacewalk, jogger red-room, jaket olahraga anti-UV dan hijab sport wanita.

“Awalnya kita mengira ini ballpress, barang bekas. Tapi ternyata beda. Ini barang baru, bukan bekas. Namun masuk ke Indonesia tidak melalui proses kepabeanan, tidak sesuai aturan,” lanjut Faisal.  

Setelah dilakukan penghitungan, jumlah pakaian mencapai 41.280 potong, dengan estimasi nilai pasar Rp6,1 miliar. Negara pun berpotensi rugi Rp1,8 miliar karena barang masuk tanpa bea.

Sementara itu, terkait dua orang yang kini masih dimintai keterangan, yakni KS dan GG, keduanya masih berstatus saksi. Mereka masih menjalani pemeriksaan di Bea Cukai.

“Status sopir masih saksi. Pendalaman masih berlangsung di Bea Cukai. Nanti bisa saja statusnya meningkat menjadi tersangka,” tambahnya.

Sementara untuk seluruh barang bukti, termasuk truk, pakaian, dan dokumen, kini disita dan disimpan di Mako Lanal Cirebon.

Faisal menegaskan komitmen TNI AL untuk terus menjaga keamanan maritim.

“Kami menegaskan komitmen TNI AL untuk memberantas segala bentuk ilegal yang merugikan negara dan mengganggu stabilitas maritim,” tegasnya.

Sementara itu sopir truk, KS, mengaku dirinya hanya diminta untuk mengantar barang dari seseorang di Pontianak menuju Kosambi, Tangerang.

Pengurus ekspedisi, GG, mengungkapkan bahwa pakaian  tersebut berasal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui jalur tikus ke Sungai Ayak 1, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dilanjutkan ke Patimban.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner