Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gelar Muswil, PKB Jawa Barat Diminta Cegah Eksploitasi Lingkungan

Bayu Anggoro
30/11/2025 18:53
Gelar Muswil, PKB Jawa Barat Diminta Cegah Eksploitasi Lingkungan
PKB Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah di Bandung.(MI/BAYU ANGGORO)

PARTAI Kebangkitan Bangsa Jawa Barat melaksanakan musyawarah wilayah 2025 di Kota Bandung, Minggu (30/11). Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid hadir untuk membuka kegiatan tersebut.

Jazilul mengungkapkan PKB Jawa Barat termasuk yang berhasil dalam kerja-kerja politik. "Jawa Barat kegiatannya sesuai dengan arahan dari pusat."

Meski begitu, Jazilul menyebut terdapat persoalan besar yang harus menjadi perhatian PKB Jawa Barat. Kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan harus menjadi perhatian partainya tersebut.

"Di Jawa Barat utamanya, kami melihat ada pembalakan liar, penebangan hutan, penambangan," katanya.

Akibatnya, lanjut dia, bencana alam hampir selalu terjadi di provinsi yang kini dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi tersebut.

"Sukabumi longsor, sebagian banjir," katanya.

Untuk itu, dia meminta partainya mengawasi setiap pembangunan karena berdampak terhadap lingkungan. Kader PKB harus mampu mencegah eksploitasi alam dalam bentuk apapun.

"Cegah eksploitasi alam di Jawa Barat. Atas nama pembangunan apapun, PKB di setiap tempat harus mengawal," tegasnya.

Selain itu, dia juga meminta PKB Jawa Barat untuk menyusun kegiatan berbasis lingkungan. DPP mendorong agar kegiatan yang berbasis lingkungan diperkuat di Jawa Barat.

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda memastikan pihaknya siap mengawal kondisi lingkungan di wilayahnya. Bahkan, program pengabdian kepada masyarakat menjadi program utamanya dalam lima tahun ke depan.

Dia optimistis pihaknya mampu menjalankan pengawalan lingkungan tersebut. Terlebih, jumlah anggota legislatif PKB di Jawa Barat bertambah signifikan.

"Kursi DPRD kabupaten dan kota naik dari 121 menjadi 162, DPRD provinsi naik dari 12 ke 15, dan DPR RI dari 8 ke 13," katanya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner