Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kanwil Ditjenpas Jabar Siapkan Koperasi Merah Putih Warga Binaan Jadi Pemasok MBG

Kristiadi
27/11/2025 19:07
Kanwil Ditjenpas Jabar Siapkan Koperasi Merah Putih Warga Binaan Jadi Pemasok MBG
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat melakukan penandatanganan kerja sama bersama mitra usaha mulai dari peternakan ayam pedaging, petelur, perikanan, pengolahan sampah organik dalam program koperasi merah putih warga binaan sebagai pemasok pangan program makan ber(MI/Kristiadi)

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat membuka bimbingan teknis (Bimtek) Koperasi Merah Putih warga binaan. Bimtek digelar di Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kabupaten Garut. Bimtek tersebut, tidak hanya fokus pada tata kelola koperasi tapi menyiapkan warga binaan sebagai pemasok pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Kusnali mengatakan, koperasi merah putih warga binaan (KMP-WB) diproyeksikan menjadi salah satu rantai pasok pangan nasional. Karena, keberadaan KMP-WB ini untuk menjawab dua masalah utama dalam implementasi makan bergizi gratis (MBG) yakni inflasi ayam, telur dan melonjaknya sampah dapur.

“Koperasi merah putih bisa produksi ayam pedaging, telur, tahu, tempe, sayur, roti dan produk pangan lain. Karena, semua ini bisa disuplai untuk kebutuhan dapur MBG. Akan tetapi, warga binaan melalui koperasi ikut memproduksi pangan sekaligus mengolah limbah dapur MBG menjadi pakan ternak dan pupuk organik lantaran dua masalah langsung kena harga pangan dan sampah," katanya, Rabu (26/11).

Ia mengatakan, penandatanganan kerja sama antara Kanwil dan mitra usaha mulai dari peternakan ayam pedaging, petelur, perikanan, pengolahan sampah organik akan diarahkan untuk mendukung model produksi pangan berbasis koperasi warga binaan. Karena, kegiatan bimbingan teknis (Bintek) ini menjadi titik awal penguatan koperasi di seluruh UPT pemasyarakatan Jabar.

"Kami siapkan pengurus untuk punya anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan standar operasional prosedur serta rencana bisnis. Namun, target koperasi langsung bisa running, bisa produksi dan bisa masuk ke ekosistem program MBG dan Bimtek ini berlangsung selama 2 hari diikuti seluruh pengurus KMP-WB Lapas dan Rutan se-Jawa Barat," ujarnya.

Menurut dia, melalui Bimbingan Teknis (Bimtek)tersebut peserta akan mendapat materi penyusunan dokumen koperasi, manajemen produksi pangan, peluang kemitraan dalam rantai pasok program MBG. Koperasi Merah Putih warga binaan akan diproyeksikan menjadi unit usaha strategis.

"Langkah KMP-WB diproyeksikan menjadi unit usaha strategis yang tidak hanya mendukung pembinaan warga binaan, tapi ikut menstabilkan pasokan pangan MBG dan mengurangi dampak sampah dapur melalui sistem produksi serta pengolahan limbah yang terintegrasi," pungkasnya. (AD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner