Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWA Barat memiliki potensi besar dalam berbagai bidang. Salah satunya, dalam program Indonesia Emas 2045 menempatkan provinsi ini sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan nasional.
Dengan PDRB sekitar Rp2.823 triliun dan ditargetkan meningkat nilainya menjadi Rp4.000 triliun dalam lima tahun ke depan, kebutuhan akselerasi kebijakan dan investasi di Jawa Barat menjadi semakin nyata.
Kerangka itulah yang melandasi penyelenggaraan Economics 360° Roundtable Discussions dengan tema “Jabar untuk 8 Persen Ekonomi – Menuju Indonesia Emas 2045”.
Ini merupakan forum dialog strategis lintas pemimpin publik dan swasta yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/11). Sebagai tuan rumah regional, Jawa Barat menegaskan arah barunya melalui pertemuan ini.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa ekonomi daerah membutuhkan integrasi kebijakan yang lebih solid untuk menggerakkan percepatan.
“Sinergi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk mencapai target peningkatan PDRB secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Pendekatan berbasis data
Data menjadi tulang punggung bahasan forum. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar, menuturkan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menyusun arah pembangunan Jawa Barat.
“Data yang akurat diperlukan untuk memetakan sumber pertumbuhan dan merumuskan strategi pencapaian PDRB Rp4.000 triliun,” ujarnya.
Selain itu, peran lembaga riset ekonomi juga mendapat perhatian. Ketua Dewan Pembina BA Center, Burhanuddin Abdullah, menggarisbawahi perlunya reformasi tata kelola ekonomi daerah untuk mendorong produktivitas jangka panjang.
“Kebijakan fiskal daerah yang efisien dan berbasis evidensi menjadi fondasi dalam mendukung pertumbuhan menuju 8 persen,” katanya.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana, menyampaikan bahwa mandat nasional menempatkan ekonomi kreatif dan digital sebagai penggerak penting dalam perekonomian daerah.
“Penguatan sektor kreatif dan digital menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperluas kontribusi ekonomi baru berbasis inovasi,” terangnya.
Dari sisi akuntabilitas, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menyebutkan bahwa efektivitas belanja publik dan tata kelola menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembangunan ekonomi daerah.
“Akuntabilitas dan efektivitas belanja daerah merupakan pilar penting dalam mendukung agenda pertumbuhan Jawa Barat,” tambahnya.
Koperasi modern
Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM juga berperan dalam memperkuat struktur ekonomi rakyat. Staf Ahli Menteri Koperasi, Rully Nuryanto, yang hadir mewakili Menteri Koperasi RI, menyampaikan bahwa revitalisasi koperasi modern akan menjadi tulang punggung partisipasi ekonomi warga.
“Penguatan koperasi modern diharapkan mampu meningkatkan pembiayaan produktif dan memperkuat keterlibatan pelaku usaha rakyat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Founder The Economics 360 & Runway Project Indonesia, Poppy Zeidra, menambahkan bahwa forum ini hadir sebagai ruang dialog luas yang merangkai gagasan dari berbagai pemangku kepentingan.
“Economics 360 menjadi wadah untuk merumuskan langkah percepatan ekonomi Jawa Barat secara terukur dan berbasis data,” ujarnya.
Melalui sinergi antara OJK, BI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, HIPMI, dan dunia usaha, forum ini diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi terintegrasi yang mampu mempercepat arus investasi dan memperkuat sektor UMKM menuju target pertumbuhan 8% dan visi Indonesia Emas 2045.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved