Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pusat meminta pendampingan anak korban tragedi ledakan amunisi kadaluwarsa di Blok Peledakan, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, harus lebih serius. Kejadian tersebut menyebabkan 13 orang meninggal dunia, dengan sembilan orang di antaranya adalah warga sipil yang bekerja membantu TNI AD membongkar amunisi yang sudah kadaluwarsa.
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan, tragedi tersebut telah menimbulkan duka mendalam serta trauma bagi keluarga, terutama anak-anak korban.
"Kehilangan ini menjadi duka mendalam dan kita berharap agar pemerintah daerah termasuk TNI, Polri untuk memastikan pendampingan psikologis bagi korban usia anak supaya mereka bisa tumbuh kembang. Kami berharap pendampingan psikolog, pemuka agama dalam situasi ini supaya semakin pulih," katanya, Jumat (16/5).
Ia mengatakan, rasa duka tak dapat dihindari. Namun, ia berharap anak-anak korban tetap dapat menjalani hidup dan tumbuh dengan baik. Karena, hak anak yang telah menjadi korban atas kehilangan orangtua harus tetap terpenuhi, seperti pendidikan dan kesehatan.
"KPAI akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut berkaitan pascaperistiwa, bagaimana pendampingan hak atas pendidikan, kesehatan termasuk video viral di media sosial. Karena, anak akan melihat, membayangkan dalam situasi ayah mereka menjadi bagian dari korban dan langkah ini harus serius. Apalagi pemberitaannya luas sekali, saya kira tidak terhindari anak-anak mendengar dan menyaksikan situasi butuh pendampingan profesional terutama psikolog maupun pemuka agama," ujarnya.
Menurutnya, pascakejadian yang menjadi penting adalah dukungan keluarga, masyarakat, termasuk juga pertemanan di sekolah.
"Dalam peristiwa ini penting perhatian kita karena negara bertanggung jawab pada anak hingga usia 18 tahun. Kita berharap agar anak-anak yang ditinggal diasuh oleh keluarga, baik ibu dan keluarga ketiga sampai mendapat pengasuhan yang terbaik. Kami meminta pemerintah daerah, pekerja sosial, psikolog, untuk melakukan asesmen pada keluarga terkait bagaimana keluarga ini benar-benar mengasuh anak yang ditinggalkan oleh almarhum," pungkasnya. (AD/E-4)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved