Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Metty Triantika, diberikan
mandat dari DPP Partai Golkar sebagai pimpinan di lembaga legislatif
tersebut. Mandat itu tertuang pada Surat Keputusan Nomor
B-209/DPP/GOLKAR/IX/2024 tertanggal 11 September 2024 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.
Ditetapkannya Metty Triantika sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur
didasari usulan yang diajukan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat pada 27 Agustus 2024. Pada surat itu juga disebutkan agar DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur dan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat segera menindaklanjuti keputusan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Penetapan ini juga menjadi langkah penting bagi Golkar menyusun struktur pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur untuk periode 2024-2029. Surat keputusan ini ditembuskan kepada Bendahara Umum DPP Partai Golkar, para Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, serta Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur.
Baca juga : 50 Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Terpilih Dilantik
Penetapan ini diharapkan akan memperkuat posisi Partai Golkar di Kabupaten Cianjur menghadapi dinamika politik lokal ke depan.
Sejumlah kader Partai Golkar di Kabupaten Cianjur mengapresiasi penunjukan Metty Triantika sebagai pimpinan DPRD. Bagi para kader, penetapan itu sebagai langkah strategis yang dapat memperkuat posisi partai di wilayah tersebut.
Menurut mereka, Metty merupakan kader yang mumpuni, berkualitas, dan mampu mewakili suara perempuan di Cianjur.
Baca juga : KPU Tetapkan 50 Orang Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Terpilih
"Penunjukan Metty Triantika sebagai Pimpinan DPRD adalah langkah yang
sangat tepat. Dia kader partai yang tidak hanya memiliki pengalaman
luas, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan daerah," kata Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Hidayat Makbul, Jumat (13/9).
Menurut dia, kehadiran Metty merupakan representasi penting yang akan
memperkuat keterwakilan perempuan di level kepemimpinan di Cianjur.
Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Ciranjang, Euis Sunarsih, menegaskan
kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Cianjur pada Pileg 2024 menjadi dasar kuat mengusung Metty Triantika sebagai pimpinan DPRD. Sebagai partai pemenang, Golkar percaya dan bangga mampu mendudukan kader terbaiknya, seorang perempuan menjadi pemimpin DPRD bahkan bisa menjadi Ketua DPRD.
Baca juga : KPU Belum Pleno, Jadwal Pelantikan 50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Diundur
"Sebagai kader partai tentu saja kita patut bangga karena Golkar mampu
mengantar salah satu kader terbaiknya yang juga seorang perempuan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Cianjur periode 2024-2029," ujar Euis.
Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Sulaluyu, Iwan Irawan, mengaku bersyukur telah ditunjuknya Metty Triantika oleh DPP Partai Golkar menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai Golkar.
"Kami ikut berbahagia. Semoga ibu Metty senantiasa diberikan kelancaran dan amanah mengemban tugasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cianjur," kata Iwan.
Hasil Pileg 2024 di Kabupaten Cianjur, Partai Golkar meraih suara terbanyak dengan menempatkan 10 orang kadernya duduk di DPRD. Karena itu, kader Partai Golkar akan menjadi Ketua DPRD. Pimpinan DPRD lainnya akan ditempati kader dari Partai Gerindra, PKB, dan PDI
Perjuangan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved