Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS rabies di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terkendali. Hampir 9 tahun terakhir sudah tak ditemukan adanya kasus tersebut.
Jabatan Fungsional Medik Veteriner Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan
Perikanan Kabupaten Cianjur, Kharisudin mengatakan kasus rabies terakhir di Kabupaten Cianjur dilaporkan terjadi pada 2015. Hingga saat ini atau hampir 9 tahun berjalan, belum dilaporkan ada kasus serupa.
"Terakhir itu pada 2015 di Kecamatan Takokak. Setelah itu tidak ada lagi. Mudah-mudahan tidak ada," ujarnya, Minggu (28/7).
Baca juga : Dana PIP Rawan Diselewengkan, Disdikpora Cianjur Ingatkan Soal Sanksi Tegas
Dia menuturkan kasus rabies pada 2015 dimungkinkan bagian rentetan
kasus serupa yang terjadi di Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, Kecamatan
Takokak merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten
Sukabumi.
"Di Kabupaten Sukabumi, pada tahun-tahun itu juga banyak kejadian kasus
rabies," ucapnya.
Jauh sebelum kasus rabies pada 2015, sempat terjadi kasus serupa pada 2008 di Kabupaten Cianjur. Lokasinya berada di Kecamatan Tanggeung.
Baca juga : Penyintas Gempa Derita Stroke Mendapat Bantuan dari Komunitas Bagong Mogok
Kharisudin menuturkan kasus rabies di Kabupaten Cianjur rata-rata
diakibatkan gigitan anjing. Kasusnya mayoritas berada di wilayah selatan.
"Di selatan memang cukup banyak yang memelihara anjing, tapi diliarkan.
Sayangnya, kalau ada kasus gigitan mereka tak mengakui. Tapi kalau ada
pemberian vaksin, mereka mengakui itu hewan mereka," tuturnya.
HPR itu tidak hanya anjing, tapi juga monyet. Kalau ada manusia yang
digigit HPR, Dinas PKHP langsung memberikan AVR (antivirus rabies) atau SVR (serum virus rabies).
"Upaya-upaya pencegahan terus kami lakukan melalui sosialisasi. Terus
dilakukan juga gerakan vaksinasi di setiap Puskeswan. Kita punya
tiga UPTD Puskeswan di wilayah utara, tengah, dan selatan. Untuk stok
vaksin insya Allah selalu tersedia karena pengadaannya dari provinsi. Kita sebagai penerima manfaat," pungkasnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved