Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA prevalensi kasus stunting (tengkes) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, berada pada kisaran 26,9%. Angka tersebut merupakan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang merupakan survei integrasi Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGI).
Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Sukabumi, Rina Hestiana, mengatakan SKI merupakan barometer mengukur angka prevalensi stunting. Data terbaru hasil SKI, di Kota Sukabumi angkanya relatif masih cukup tinggi.
"Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia yang terbaru, angka prevalensi stunting di Kota Sukabumi mencapai 26,9%," kata Rina di sela kegiatan pelatihan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di aula kantor DP2KBP3A Kota Sukabumi, Rabu (22/5).
Baca juga : Berdasarkan Status Gizi, Kasus Stunting di Kota Sukabumi Cenderung Turun
Rina menuturkan, sebetulnya berdasarkan data SSGI, angka prevalensi stunting di Kota Sukabumi sebesar 19,6%. Data SSGI berdasarkan hasil perkembangan kondisi kesehatan balita di setiap posyandu atau bulan penimbangan balita.
"Kalau dari pemantauan balita di posyandu memang ada penurunan. Tetapi hasil data berdasarkan SKI, angkanya naik," tuturnya.
Masih ada pekerjaan rumah yang harus dikejar Pemkot Sukabumi menurunkan angka stunting. Sebab, tahun ini secara nasional angka prevalensi stunting ditargetkan bisa mencapai 14%.
Baca juga : Penurunan Prevalensi Stunting 14% Hanya Target Ambisius dan Sulit Direalisasikan
"Kami berharap, dengan adanya pelatihan Dashat ini bisa menjadi upaya menurunkan angka stunting dan mencegah terjadinya kasus baru. Jadi, di setiap wilayah menyediakan makanan bergizi bagi keluarga risiko stunting," ungkap dia.
Kurangnya akses ke makanan bergizi, ujar Rina, merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Termasuk pemahaman orangtua terutama ibu rumah tangga mengenai makanan bergizi dan cara mengolahnya.
"Fokus kami di DP2KBP3A lebih kepada upaya pencegahan yang pendekatannya melalui program Dashat. Jadi, masyarakat sendiri bisa mengelola makanan bergizi seimbang berbahan pangan lokal untuk keluarga risiko stunting," pungkasnya.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A Kota Sukabumi, Ken Siti Hindun, menyebutkan hingga saat ini seluruh kelurahan di Kota Sukabumi sudah membentuk Kampung KB Berkualitas. Menurutnya, keberadaan Kampung KB Berkualitas itu menjadi potensi yang harus dikelola dengan baik untuk menurunkan angka prevalensi stunting.
"Upayanya melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat dengan mengoptimalkan sumber daya pangan lokal. Nanti setiap Kampung KB Berkualitas menyediakan makanan bergizi untuk keluarga risiko stunting," pungkasnya. (Z-6)
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved