Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dr Iqbal Mochtar mengatakan bahwa target penurunan prevalensi stunting sebesar 14% hanya menjadi target ambisius yang akan sulit diwujudkan jika tidak dibarengi dengan keseriusan.
“Apalagi kita lihat di Indonesia persoalan stunting melibatkan hal yang kompleks. Jadi di luar terlihat penampakan fisik anak yang kurang. Tapi sebenarnya bukan hanya aspek kesehatan tapi juga sosial, ekonomi, adat dan sebagainya,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Sabtu (13/1).
Lebih lanjut, menurutnya jika ingin melihat persoalan stunting secara komprehensif, semua aspek perlu diidentifikasi dan diselesaikan. Hal ini yang menurutnya agak sulit dilakukan karena di Indonesia masih fokus pada aspek kesehatan saja.
Baca juga: Sumedang Jadi Percontohan Percepatan Penanganan Tengkes
“Mereka lupa stunting itu persoalan mendasarnya berkaitan dengan sosial ekonomi. Jadi kalau mau benar-benar memperbaiki persoalan stunting ini perlu penanganan secara serius dalam hal sosial ekonomi masyarakat,” tegas Iqbal.
Terlebih memasuki tahun politik saat ini, Iqbal menekankan bahwa persoalan stunting kemungkinan besar belum menjadi hal yang diprioritaskan untuk diselesaikan.
Baca juga: Atasi Stunting, Pemkab Gunungkidul Lakukan Intervensi
“Kita tahun awal tahun akan terjadi bargaining position terhadap hal prioritas. Jadi berbagai bidang yang ada ingin mengambil peran yang kompatibel dalam penggunaan anggaran yang ada dan saya kira dengan kondisi ini, barangkali aspek kesehatan akan dipinggirkan dulu,” ujarnya.
“Orang akan lebih memilih mendiskusikan isu lain di luar kesehatan. Karena aspek kesehatan dilihat sebagai hal yang kurang seksi. Jadi saya kira kalau memang kita ingin mencapai target 14% itu perlu upaya serius dan luar biasa untuk mewujudkannya,” tandas Iqbal.
(Z-9)
Banyak orang tua merasa bangga ketika buah hatinya yang masih balita sudah mahir menyebutkan warna dalam bahasa Inggris atau hafal lagu-lagu populer dari video di ponsel.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Studi terbaru mengungkap bayi lahir tahun 2003-2006 terpapar lebih banyak zat kimia PFAS daripada dugaan semula.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama organisasi profesi dan akademisi menyoroti mutasi dan pemberhentian empat dokter spesialis anak yang dinilai tidak berdasar.
MULAI 2027 atau tahun depan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan vaksin human papillomavirus atau vaksin HPV untuk anak laki-laki usia 11 tahun.
Peneliti ungkap tanaman pangan seperti pisang dan kakao di wilayah bekas bencana tambang Brasil serap logam berat beracun. Anak-anak di bawah enam tahun paling berisiko.
Studi JAMA Pediatrics mengungkap 1 dari 20 anak berisiko alergi makanan pada usia 6 tahun. Faktor genetik, lingkungan, hingga pola makan awal jadi pemicu utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved