Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PDI Perjuangan Jawa Barat membuka pendaftaran calon kepala daerah mulai 1 April hingga 30 April 2024 mendatang.
Hal ini sesuai dengan Surat DPP Nomor 6027 dan Surat DPD Jabar Nomor 2986 tahun 2024 tentang penjaringan bakal calon kepala daerah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan pendaftaran bakal calon kepala daerah baik tingkat provinsi atau tingkat kabupaten dan kota dapat dilakukan di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat atau DPC PDI Perjuangan di wilayahnya masing-masing.
Baca juga : PDIP Jabar Laporkan Ridwan Kamil ke Bawaslu
“Pendaftaran calon kepala daerah baik tingkat provinsi atau kabupaten/kota dapat dilakukan di DPC PDI Perjuangan di wilayahnya masing-masing mulai 1-20 April. Bisa juga mendaftar di DPD PDI Perjuangan Jabar mulai 21-30 April 2024. Jadi bila ingin mendaftar menjadi bakall calon gubernur atau wakil gubernur bisa di DPC. Atau mendaftar sebagai bakal Calon Bupati Subang, misalnya bisa di DPD, asal sesuai dengan waktunya," kata Ono, Senin (1/4).
Selain memberikan kesempatan pada kader sendiri, tambah dia, pihaknya juga membuka peluang untuk calon dari luar atau eksternal yang merupakan figur atau tokoh masyarakat. Bahkan bisa juga kader partai lain yang diharapkan bisa mendaftar ke PDI Perjuangan.
"DPD Partai akan melakukan fit propert test dan mendalami figur atau tokoh yang sudah mendaftar baik di DPC maupun DPD untuk mengetahui peta kekuatan figur masing-masingr," tuturnya.
Baca juga : NasDem Duga Ada Agenda Terselip di Balik Wacana Percepatan Jadwal Pilkada
Ono mengungkapkan PDI Perjuangan Jawa Barat juga membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain dalam Pilkada 2024.
"Partai telah membentuk tim yang bertugas untuk menjalin komunikasi dengan partai lain di tingkat provinsi dan kabupaten serta kota untuk membentuk koalisi menghadapi pilkada 2024," pungkasnya.
Ono berharap seluruh proses ini dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas serta dapat berkontribusi pada pembangunan wilayah kedepannya. “Mudah-mudahan dapat bersinergi untuk bersama membangun Jawa Barat,” pungkasnya
Pos Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah menyalurkan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung.
Petugas membubarkan massa dengan cara menembakkan gas air mata.
SMP Gagasceria, Kota Bandung, menggelar workshop untuk guru yang menghadirkan pakar pendidikan dari dalam negeri dan luar negeri.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved