Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SUARA teriakan anak-anak bersautan di Taman Bincarung yang berada di
Kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten
Bandung Barat, memecah kesunyian.
Mereka tidak sedang bermain gim online atau menonton tayangan di media
sosial. Anak-anak itu sedang melakukan permainan tradisional bernama kadaplak.
Kadaplak adalah sebuah permainan mirip mobil-mobilan yang terbuat dari
bahan kayu dan bambu, lintasannya pun menggunakan jalanan tanah yang
menurun. Butuh kelihaian kaki untuk mengendalikan laju roda depan karena kadaplak tidak dipasang kemudi atau setir dan tidak dilengkapi rem.
Baca juga : Pohon Tumbang di Empat Titik Wilayah Lembang, Aktivitas Warga Sempat Terhambat
Ahmad Rifki, 14, siswa SMP 2 Bekasi yang baru pertama kali meluncur di atas mobil-mobilan tanpa mesin yang terbuat dari kayu ini mengaku andrenalinnya seperti terpacu saat melaju dengan kecepatan tinggi di sebuah lintasan tanah dengan kontur miring.
"Deg-degan karena takut menabrak dan terjatuh ke tanah. Tapi seru soalnya ini pengalaman pertama naik kadaplak," kata Ahmad, Selasa (27/2).
Ahmad merupakan satu dari puluhan siswa yang sengaja dikenalkan dengan
kegiatan alam seperti permainan tradisional Kadaplak yang digagas warga
Desa Suntenjaya agar bisa dilestarikan dan diminati masyarakat luas.
Baca juga : Gas Meledak di Lembang, Rumah Hancur, 5 Korban Luka
Tak hanya Ahmad, anak-anak asal Kampung Pasir Angling pun berkesempatan
mencoba bermain mobil Kadaplak. Tanpa memperdulikan pakaian jadi kotor,
mereka juga tampak antusias sebab permainan tersebut jarang ditemui.
Pasalnya, bocah-bocah itu lebih sering bermain gawai.
"Seru sekali, ini pertama kali saya naik kadaplak karena belum pernah
mencoba. Lebih seringnya main hp sama teman-teman," ucap Atif Ramdan, 8, salah seorang anak di kampung tersebut.
Zaman Belanda
Baca juga : 2 Pelajar SMP Terseret Arus di Lembang, Seorang Ditemukan Meninggal
Permainan Kadaplak mulai dibangkitkan kembali sekitar pada 2014 lalu oleh warga Desa Suntenjaya. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan
namun sempat dihentikan selama beberapa tahun akibat pandemi.
Jauh sebelum itu, Kadaplak biasa dipakai petani Suntenjaya untuk mengangkut hasil panen daun tembakau pada zaman penjajahan Belanda. Kendaraan ini sangat membantu mengangkut hasil panen karena lokasi kebun tembakau berada di puncak dan lereng bukit.
Pelestari Kadaplak, Gunawan Azhari mengungkapkan, mainan tradisional
Kadaplak dikerjakan sejak sekitar 1938 tatkala Belanda mewajibkan
warga pribumi untuk menanam tembakau.
Baca juga : RSUD Lembang Siap Layani Gangguan Jiwa Caleg Gagal
"Permainan ini cukup tua dan punya nilai historis yang kuat. Hasil
pelacakan kami, kadaplak sudah ada sejak tanam paksa tembakau. Selain
dipakai permainan, anak-anak juga suka menggunakannya untuk membantu orang tua mengangkut daun tembakau," ungkapnya.
Didukung lahan yang subur, menurut dia, wilayah Lembang banyak ditanami
teh, kopi, kina serta tembakau oleh Belanda pada awal 1900-an. Berkaitan dengan tembakau, masyarakat Suntenjaya hingga perbatasan Maribaya diwajibkan membuka lahan hutan dan menanaminya dengan bahan baku rokok tersebut.
"Jadi untuk membantu mengurangi beban para petani, anak-anak di Suntenjaya ikut membantu orangtuanya, mulai dari menanam hingga angkut hasil panen," terangnya.
Dengan nilai sejarah yang begitu besar, dirinya berharap permainan
tradisional Kadaplak bisa dilestarikan dan ditetapkan sebagai warisan
budaya tak benda atau WBTb.
"Kami tak ingin permainan ini punah atau dicaplok oleh bangsa lain. Harus tetap lestari dan tidak hilang tergerus zaman. Karena permainan ini memiliki nilai edukasi bagi bangsa ke depan, salah satunya sejarah tentang kolonialisme," jelasnya.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Selama Ramadan 2026 Prime Park Hotel Bandung menawarkan paket dengan harga spesial serta berbagai promo menarik untuk reservasi grup dan corporate.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pemesanan hotel secara daring, menyusul ditemukannya dugaan peretasan.
Latihan bersama digelar sebagai pemanasan menjelang event besar yang rencananya akan digelar setelah Lebaran.
Selama periode lima hari masa libur panjang, mulai Jumat hingga Selasa, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk KA Jarak Jauh.
Peternakan sapi perah menjadi sasaran awal untuk mengubah pola produksi dari sekadar menjual susu murni menjadi produk turunan yang lebih bernilai ekonomis.
Forum ini hadir di tengah tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
Kegiatan yang dilakukan di antaranya mencuci rupang dewa dan dewi di vihara Dewi Welas Asih
Ditpolairud Polda Jabar dan Satpolairud Polres Karawang mendapatkan informasi adanya pencurian perahu nelayan di wilayah Cirebon.
SO Bandung terbaru ini mencerminkan komitmen jangka panjang Coway dalam mendukung kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Tahun ini, iftar dapat dinikmati di dua area, yakni Moxy Sky, rooftop bar dan The Now Lobby Bar & Terrace
Proyek tersebut tidak hanya didukung secara administratif, tetapi juga diawasi ketat untuk memastikan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan warga lokal tetap menjadi prioritas utama.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
Hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan tidak boleh terhenti meskipun terjadi penyesuaian data kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved