Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Santri Jawa Barat menggelar forum diskusi terarah (FGD) Penguatan Moderasi Beragama bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. Mengambil tema Moderasi Beragama sebagai Penguatan Kehidupan Kebinekaan, acara itu digelar di Pondok Pesantren Nurul Iman, Cibaduyut Wetan, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jumat (8/12)
Dalam sambutan tertulisnya, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyatakan moderasi beragama bertujuan menyamakan cara pandang masyarakat terkait Perbedaan agama.
"Kami sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi para santri ini. Ini harus terus disosialisasikan agar masyarakat memiliki cara pandang yang sama menyikapi perbedaan beragama, sehingga radikalisme dan ekstrimisme bisa dibendung," ujarnya, seperti dibacakan Kepala Biro Kesra Jawa Barat Faiz Rahman.
Menurut dia, pemahaman terkait moderasi beragama harus mulai ditanamkan sejak usia dini, seperti yang dilakukan kepada para santri. Kke depannya mereka akan menjadi katalisator yang memberikan solusi dari sebuah persoalan, khususnya terkait agama.
“Pemahaman moderasi beragama inilah cara pandang yang benar agar radikalisme dan ekstrimisme tidak terjadi di masyarakat,” pungkas Faiz.
Dalam forum ini sejumlah pembicara memberikan sumbang saran. Mereka terdiri dari Forkopimda Jabar, Kanwil Kemenag Jabar serta dari FKUB Jabar. Acara juga dihadiri perwakilan dari Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, Kejaksaan Tinggi, Kepala Kanwil Kemenag dan Tim Ahli FKUB Jabar, Ayi Yunus Rusyana. Kegiatan itu dipandu Iwan Nuryan, pegiat sosial yang juga Direktur LKkPH Neraca Bandung.
Sementara itu, Mohammad Puad Syafi'i, Ketua Forum Santri Jawa Barat mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai bentuk komitmen para santri Jabar dalam menciptakan suasana kondusif menghadapi tahun politik mendatang.
"Santri merupakan elemen penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu santri juga tercatat dalam sejarah sebagai salah satu elemen pejuang kemerdekaan," paparnya.
Menurut dia, acara ini menjadi momen yang luar biasa, momen yang bersejarah, bahwa santri yang ada di Jawa Barat sudah mendeklarasikan untuk hidup damai, hidup rukun, hidup penuh toleransi, dan hidup penuh moderasi.
Ia juga berharap kepada para santri lainnya dapat menyosialisasikan kepada masyarakat secara luas agar senantiasa berbuat dan menjaga nama baik. Mereka dapat mencegah kemungkaran dengan pendekatan akhlakul karimah tanpa melakukan kekerasan.
Toleransi
Pada kesempatan yang sama, Mayor Infantri Benny Syafri, perwira di Kodam III/Siliwangi menyatakan moderasi beragama adalah sikap tengah dalam beragama yang tidak ekstrem. Moderasi melibatkan dialog, kerja sama dan saling menghargai dengan tujuan menciptakan perdamaian dan kesatuan dalam kebhinekaan Indonesia.
"Moderasi beragama tercermin dalam komitmen kebangsaan yang menjunjung keberagaman toleransi yang menghargai perbedaan keyakinan. Moderasi menolak segala bentuk kekerasan atas dasar agama serta penerimaan dan akomodasi terhadap kekayaan budaya dan tradisi yang ada dalam masyarakat," tandasnya.
Di sisi lain, perwakilan Polda Jabar Ajun Komisaris Besar Mohammad Rois menyatakan santri menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kerukunan hidup beragama di Jabar. "Selain itu santri juga harus berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri demi terciptanya kerukunan hidup beragama."
Tim Ahli FKUB Jawa Barat Ayi Yunus Rusyana mengungkap soal survei yang dilakukan BNPT dan BIN yang menemukan bahwa 85% generasi milenial rentan terpapar paham radikal. Usia 17-24 tahun adalah target utama dalam perekrutan dan penyebaran ideologi terorisme.
"Penguatan moderasi beragama adalah upaya menjaga toleransi dan mewujudkan kerukunan antar umat beragama khususnya di Jawa Barat. Ini sekaligus sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan ideologi terorisme," tandasnya.
Sementara itu, Ali Abdul Latif dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat melihat Indonesia adalah negara yang kehidupan warganya dan bangsanya tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai agama. Negara memfasilitasi kebutuhan kehidupan keagamaan warganya sesuai dengan amanat konstitusi.
"Indikator moderasi beragama di antaranya cinta Tanah Air dengan mengembalikan nilai-nilai konsensus berdirinya NKRI sebagai sebuah kesepakatan bersama," tambahnya.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat juga melihat pentingnya moderasi beragama. Untuk meningkatkan kehidupan beragama, perlu dilakukan pengawasan secara intensif dan persuasif. Kerukunan antar umat beragama tidak muncul secara tiba-tiba, karena merupakan hasil dari kesadaran bersama bahwa perpecahan dan egoisme golongan akan membawa kehancuran.
"Saat ini Kejaksaan terus meningkatkan upaya-upaya sosialisasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kehidupan keagamaan dan penanganan konflik sosial secara intensif," tambahnya. (SG)
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Peluncuran seri perangko reguler edisi khusus Imlek ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pos Indonesia. Sebelumnya telah diluncurkan pada tahun 2024 Naga Kayu 2575 dan edisi Tahun Ular 2576.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Ratusan personel dikerahkan dalam aksi bersih-bersih di perumahan GCC Cikarang Utara dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bio Farma yang rutin diselenggarakan setiap tahun
Cafe 88 Society resmi diperkenalkan ke publik Subang dengan sebuah perayaan yang terasa seperti deklarasi gaya hidup
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan itu terjadi akibat pasokan dari luar daerah berkurang karena cuaca ekstrem
Di Bandung, kendaraan ini dilepas dengan harga resmi Rp401.900.000 OTR Bandung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved