Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA komoditas cabai harganya terpantau kembali naik di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Senin (20/11). Penaikan harga tersebut terindikasi karena pasokan yang belum stabil.
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi Usaha Mikro
Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Muhammad Rifki, menyebutkan tiga komoditas yang harganya naik yaitu cabai merah besar TW, cabai merah besar lokal, dan cabai rawit merah.
Hasil pendataan di lapangan, saat ini harga cabai merah besar TW Rp70 ribu dari sebelumnya Rp60 ribu per kilogram, cabai merah besar lokal Rp80 ribu dari sebelumnya Rp75 ribu per kg, dan cabai rawit merah Rp85 ribu dari sebelumnya Rp80 ribu per kg.
"Hasil monitoring kami di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, ada tiga
komoditas cabai yang harganya kembali naik," kata Rifki, Senin (20/11).
Dia tak memungkiri, fluktuasi harga berbagai komoditas masih terjadi.
Terutama pada komoditas sayuran, salah satunya cabai, yang cukup cepat
pergerakannya.
"Kondisi ini dipengaruhi pasokan. Kalau pasokannya minim, harga biasanya naik. Sebaliknya, kalau pasokan sedang melimpah, harga pun biasanya stabil atau bahkan turun," ucapnya.
Menghadapi Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Rifki belum bisa memastikan
fluktuasi harga. Artinya, ia belum bisa memperkirakan harga berbagai
kebutuhan masyarakat akan mengalami kenaikan atau tidak.
"Kalau pasokannya lancar, bisa saja harga tidak akan mengalami perubahan. Kecuali kalau ada peningkatan permintaan, biasanya harga akan ikutan naik," terangnya.
Sementara itu harga beberapa komoditas pokok masyarakat masih cukup stabil. Beras misalnya, harganya sampai saat ini belum mengalami perubahan. Per Senin (20/11), untuk jenis premium harganya masih di kisaran Rp14 ribu per kg, jenis medium kisaran Rp13 ribu per kg, Ciherang Cianjur I di kisaran Rp14 ribu per kg, Ciherang Cianjur II kisaran Rp13.500 per kg, dan Ciherang Sukabumi kisaran Rp13.500 per kg.
Sementara harga beras Bulog atau program Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan kisaran Rp10.900 per kilogram. (SG)
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved