Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Apresiasi Solidaritas Rakyat

11/12/2025 05:00

MESKI wakil rakyat Endipat Wijaya telah menyampaikan permintaan maaf secara personal kepada kreator konten Ferry Irwandi, berlanjutnya kemarahan publik tetap dapat dipahami. Para pejabat negara pun semestinya menangkap pesan di balik kemarahan itu, yakni ada kesalahan mendasar yang memicunya.

Kegeraman masyarakat bukan semata pembelaan terhadap kreator konten Ferry Irwandi, melainkan juga pembelaan terhadap solidaritas rakyat. Ketika Endipat membandingkan triliunan rupiah anggaran negara dengan Rp10,3 miliar yang dihimpun oleh Ferry serta miliaran rupiah lain dari para kreator konten untuk membantu korban banjir di Sumatra, ia tidak hanya mengecilkan arti gerakan solidaritas tersebut, tetapi juga menunjukkan kekeliruan logika.

Sesat pikir itu terlihat jelas ketika ia menilai seolah-olah rakyat sedang berlomba dengan negara hanya karena aksi mereka lebih viral. Cara pandang demikian bukan hanya keliru, melainkan juga ironis mengingat ia merupakan wakil rakyat yang semestinya memahami perbedaan antara kewajiban negara dan partisipasi sukarela masyarakat.

Dalam situasi darurat bencana seperti saat ini, sikap seperti itu sama kontraproduktifnya dengan tindakan Mirwan MS yang baru saja diberhentikan sementara dari jabatan Bupati Aceh Selatan. Keduanya, dengan cara masing-masing, merugikan semangat gotong royong nasional dalam proses pemulihan pascabencana.

Ke depan, segala bentuk ego lembaga atau ego pejabat harus dikesampingkan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat ialah prasyarat mutlak keberhasilan penanganan bencana. Kolaborasi bukan pilihan, melainkan keniscayaan.

Terkait dengan gerakan penggalangan dana publik, dapat dipahami keinginan pemerintah untuk memastikan akuntabilitas dan penyaluran dana yang tepat. Itulah yang terbaca dari imbauan Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada Rabu (10/12) mengenai perlunya perizinan bagi kegiatan pengumpulan dana.

Namun, patut kita ingatkan agar ketentuan perizinan sebagaimana tertuang dalam Permensos 8/2021 tentang Penyelenggaraan Pengumpulan Uang atau Barang tidak malah menjadi hambatan. Dalam kondisi kedaruratan seperti sekarang, Kemensos semestinya mengambil inisiatif membuat mekanisme tambahan yang mempermudah proses perizinan tanpa mengurangi aspek pengawasan.

Pada akhirnya kita perlu memahami bahwa setiap aksi solidaritas tidak hanya layak didukung, tetapi juga justru harus terus ditumbuhkan. Kedermawanan masyarakat Indonesia, yang telah diakui dunia, ialah modal sosial penting untuk mempercepat pemulihan daerah-daerah terdampak bencana, dari Sumatra Barat, Sumatra Utara, hingga Aceh. Solidaritas rakyat ialah kekuatan bangsa.

 

 



Berita Lainnya
  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.

  • Memaknai Ulang Pertumbuhan

    02/1/2026 05:00

    MESKI baru memasuki hari kedua 2026, mesin negara sudah dipacu untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,4%.

  • Saatnya Mewujudkan Keadilan Sosial

    01/1/2026 05:00

    PERGANTIAN tahun telah menempatkan 2025 di masa lalu. Dalam lembaran baru, 2026 membentangkan jalan masa depan bangsa yang penuh simpangan dan tantangan.