Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Tancap Gas sampai Tuntas

19/10/2024 05:00

PEMERINTAHAN baru di bawah pimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka digadang-gadang sebagai tonggak dalam mewujudkan harapan bersama Indonesia Emas 2045. Pada saat itu, Indonesia diimpikan sudah menjadi negara maju.

Namun, mimpi besar itu pasti tidak ringan. Ia butuh komitmen kuat, pikiran cerdas, juga ikhtiar superkeras. Karena itu, apa yang ditekadkan presiden terpilih Prabowo Subianto untuk melanjutkan sejumlah target pemerintahan sebelumnya di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf adalah langkah yang tepat. Itu menjadi modal berharga untuk mendekatkan antara capaian dan impian.

Pelibatan para menteri pemerintahan Jokowi dalam komposisi kabinet Prabowo-Gibran, yang bisa dimaknai sebagai proses sinkronisasi kebijakan, tidak lagi menjadi hambatan bagi jalannya pemerintahan baru. Apalagi proses transisi kebijakan telah dilakukan jauh hari.

Dukungan pemerintahan saat ini yang tidak hanya dari sisi kebijakan untuk memuluskan transisi, tetapi juga mendorong 11 badan usaha milik negara (BUMN) untuk menggelar pesta rakyat menyambut Prabowo-Gibran, juga bisa memberikan energi positif bagi pemerintahan baru.

Namun, publik tentu berharap bahwa kemeriahan yang telah dipersiapkan tersebut tidak membuat pasangan ini terlarut dalam euforia pelantikan. Itu karena beragam tugas besar untuk menunaikan janji-janji kampanye Prabowo-Gibran sudah menanti.

Prabowo, salah satunya, sudah menjanjikan bergulirnya transformasi agar Indonesia bisa menjadi negara maju, bangsa adidaya. Salah satu bentuknya ialah menjawab tantangan global di bidang pertahanan keamanan, kemajuan teknologi, keunggulan ekonomi sehingga Indonesia bisa sejajar dengan bangsa maju.

Dengan visi sebesar itu, mestinya tidak ada yang namanya periode euforia, periode nostalgia. Pemerintahan baru harus segera mengupayakan kerja nyata dengan strategi-strategi yang jitu.

Proses transisi pemerintahan Jokowi ke Prabowo yang berlangsung positif mestinya menjadi modal utama. Karena itu, tidak ada jeda waktu lagi, setelah kabinet dilantik, segera tancap gas. Para menteri dan wakil menteri nantinya bisa langsung bekerja.

Belum lagi urusan penambahan jumlah kabinet yang lahir dari pemekaran dan pemisahan kementerian yang sudah ada plus pembentukan badan baru, juga makin menegaskan bahwa euforia pelantikan tidak boleh berlarut-larut. Situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja pun jadi tantangan nyata yang butuh solusi segera.

Satu hal yang perlu dijaga ialah komitmen Prabowo-Gibran untuk tancap gas jangan hanya besar dan kuat di awal, tetapi landai ketika sudah berjalan, lalu digas lagi di ujung. Konsistensi tancap gas mesti disetel di awal, di tengah, dan di ujung pemerintahan. Sebab, umumnya apa yang dilakukan oleh pemerintahan baru ialah menggenjot di awal dan mengegas di setahun terakhir pemerintahan. Di tengah-tengah, mulai banyak yang mengendur.

Pemerintahan baru tidak lagi memiliki kemewahan untuk berleha-leha. Visi Indonesia Emas 2045 menuntut kerja keras pemerintahan. Mimpi sebesar itu akan sulit tercapai jika pemerintahan bermental suam-suam kuku, yakni sungguh-sungguh bekerja hanya pada permulaan, tapi kemudian memble.

Prabowo-Gibran dihadapkan dengan berbagai tantangan dan permasalahan yang tidak ringan. Karena itu, ia butuh konsistensi, persistensi, dan stok motivasi.

 

 



Berita Lainnya
  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.