Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejak kelompok Taliban kembali berkuasa, banyak fasilitas pendidikan di Afghanistan tutup. Bahkan, muncul kekhawatiran perempuan tidak boleh mendapat akses pendidikan.
Taliban dan sekutunya diduga membunuh lebih dari 100 mantan anggota pemerintah Afghanistan, personel keamanan dan orang-orang yang bekerja dengan pasukan internasional.
"Taliban harus segera membebaskan Mark sebelum dapat mengharapkan pertimbangan aspirasinya untuk legitimasi. Ini tidak bisa dinegosiasikan,"
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan memuji komitmen Uni Eropa untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.
Afghanistan berada dalam cengkeraman bencana kemanusiaan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh kelompok Taliban pada Agustus 2021.
Guterres juga meminta Taliban untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak perempuan.
PBB mengatakan 22 juta orang di Afghanistan dan 5,7 juta warga Afghanistan yang terlantar di lima negara tetangga membutuhkan bantuan vital tahun ini.
Garuda mengangkut 65 ton bantuan kemanusian yang terdiri dari bantuan kebutuhan pokok
Dalam wawancara dengan program Radio 4 BBC, Ghani mengaku tidak tahu bahwa tanggal 15 Agustus 2021 akan menjadi hari terakhirnya di Afghanistan.
Taliban dituduh oleh PBB, Amnesty International dan Human Rights Watch atas puluhan pembunuhan di luar proses hukum terhadap anggota mantan pasukan keamanan dan pemerintahan.
Pada Minggu (26/12), Taliban mengatakan perempuan tidak akan diizinkan melakukan perjalanan jarak jauh tanpa ada pendamping laki-laki.
DINAMIKA politik di negara lain harus dicermati. Kendati dampaknya kecil atau tak langsung terjadi.
Resolusi pertama yang dicapai setelah PBB, selama berbulan-bulan, dalam upaya mencegah Afghanistan mengalami bencana kemanusiaan disambut baik oleh Taliban sebagai langkah yang baik.
"Dalam beberapa kasus, jenazah-jenazah itu dipamerkan di depan umum. Ini memperburuk ketakutan di antara kategori populasi yang cukup besar ini."
"Afghanistan, saa tini, merupakan satu-satunya negara di dunia yang anak perempuannya tidak memiliki akses ke pendidikan menengah. Mereka dilarang untuk belajar."
Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus ketika pemerintah yang didukung AS di Kabul runtuh setelah pasukan Amerika meninggalkan negara itu.
Barat telah lama mencari cara untuk terlibat dengan Taliban setelah kelompok itu mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus.
Pemerintah Taliban Afghanistan mengeluarkan dekrit tentang hak-hak perempuan yang menyatakan bahwa perempuan tidak boleh dianggap "properti".
Prancis telah melakukan misi evakuasi di Afganistan dengan membawa 258 warga Afganistan serta 11 Prancis, sekitar 60 warga negara Belanda.
Pertemuan itu kemungkinan menjadi pertemuan internasional terbesar tentang Afghanistan sejak kembalinya Taliban.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved