Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Bentrokan dahsyat di seluruh wilayah berlangsung dalam dua bulan terakhir saat kelompok Taliban meluncurkan ofensif besar-besaran, merebut distrik perdesaan.
Sejak awal Mei, serangan Taliban di Afghanistan mengalami peningkatan. Tepatnya, sejak penarikan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat.
AS akan melanjutkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan memerangi Taliban yang kian gencar melakukan serangan di seluruh negeri.
Penangkapan ini menyusul serangan roket yang menyasar Istana Kepresidenan pada Selalu lalu. Padahal, kala itu Presiden dan jajarannya tengah salat Iduladha.
Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Taliban melancarkan serangan besar-besaran di sejumlah wilayah Afghanistan, termasuk menguasai sejumah distrik.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan serangan itu terjadi pada Rabu (21/7) malam di pinggiran kota selatan Kandahar, menewaskan tiga pejuang mereka.
Penilaian intelijen AS telah memperingatkan bahwa pemerintah Afghanistan bisa jatuh hanya dalam tempo enam bulan.
JENDERAL senior AS mengungkapkan bahwa gerilyawan Taliban telah menguasai sekitar setengah dari pusat distrik Afghanistan, menunjukkan situasi keamanan yang memburuk dengan cepat.
Sejauh ini, belum diketahui dalang di balik serangan roket yang menyasar sejumlah wilayah Kabul. Otoritas Afghanistan juga belum melaporkan korban akibat serangan.
Pemerintah Afghanistan pun goyah setelah serangkaian kemenangan oleh kelompok Sunni garis keras itu.
Beberapa pejabat tinggi termasuk mantan Presiden Hamid Karzai dan mantan kepala eksekutif Abdullah Abdullah sedang menuju ke Doha pada Jumat (16/7) sore.
Gerilyawan ingin menyedot pendapatan yang sangat dibutuhkan dari pemerintah di Kabul sembari mengisi pundi-pundi mereka sendiri.
Untuk diketahui, Taliban mengklaim bahwa mereka telah menguasai 85% wilayah di negara itu.
Al Alalam TV, layanan bahasa Arab resmi Iran, juga melaporkan bahwa tentara Afghanistan telah memasuki wilayah Iran melalui penyeberangan perbatasan untuk melarikan diri dari Taliban.
Dengan penarikan pasukan AS yang sudah mencapai 90 persen menurut Pentagon, kekhawatiran meningkat bahwa pasukan Afghanistan akan ditarik tanpa dukungan udara vital dari militer AS.
Pertemuan itu disebut untuk membahas isu yang menjadi kepentingan Afghanistan dan Taliban. Tepatnya, setelah AS menarik pasukan dari kawasan timur.
Sebelumnya, gerilyawan Taliban terlibat dalam pertempuran sengit dengan pasukan pemerintahan Afghanistan, untuk merebut daerah penting.
"Perang saudara tentu saja merupakan jalan yang dapat divisualisasikan jika terus berlanjut."
Secara resmi ada sekitar 2.500 tentara AS dan 16.000 kontraktor sipil di Afghanistan ketika rencana penarikan itu diumumkan Presiden AS Joe Biden.
“Sayangnya, pagi ini, setelah 1 jam pertempuran, Taliban merebut pelabuhan Shir Khan dan kota serta semua pos pemeriksaan perbatasan dengan Tajikistan.”
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved