Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) akan melanjutkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan memerangi Taliban yang gencar melakukan serangan di seluruh negeri.
Sejak awal Mei 2021, kekerasan meningkat setelah pemberontak melancarkan serangan besar-besaran hanya beberapa hari setelah pasukan asing pimpinan AS memulai penarikan terakhir mereka yang sekarang hampir selesai.
Dalam serangan beberapa bulan terakhir, kelompok Taliban berhasil merebut sejumlah distrik, penyeberangan perbatasan dan mengepung beberapa ibu kota provinsi.
"AS telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan selama beberapa hari terakhir, dan kami siap untuk melanjutkan tingkat dukungan yang meningkat ini dalam beberapa minggu mendatang jika Taliban melanjutkan serangan mereka," kata Kepala Komando Pusat Angkatan Darat AS, Jenderal Kenneth McKenzie, kepada wartawan di Kabul.
McKenzie mengakui bahwa ada hari-hari yang sulit di depan bagi pemerintah Afghanistan. "Taliban berusaha menciptakan rasa keniscayaan tentang serangan mereka. Mereka salah," katanya.
"Kemenangan Taliban bukan tidak bisa dihindari," katanya, seraya menambahkan militer AS akan terus memberikan dukungan logistik kepada angkatan udara Afghanistan bahkan setelah akhir 31 Agustus 2021 ketika semua pasukan asing diperkirakan akan pergi.
Para ahli mengatakan faktor kunci yang membantu Taliban merebut petak wilayah yang luas dalam waktu singkat adalah kurangnya dukungan udara reguler dari pasukan AS kepada pasukan Afganistan.
Tetapi pada Minggu (25/7), McKenzie berjanji untuk mendukung angkatan udara Afghanistan ke depan. Angkatan udara AS, katanya, juga akan mempertahankan kemampuan untuk menyerang ke Afghanistan melawan dua kelompok lainnya Negara Islam (IS) dan Al-Qaeda.
McKenzie mengatakan akan menjadi jelas dalam beberapa hari dan minggu ke depan apakah pemerintah Afghanistan akan dapat mempertahankan negara itu dari Taliban.
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi jalan yang mudah, (tapi) saya tidak menerima narasi bahwa akan ada perang saudara yang diperlukan," katanya.
Pernyataan McKenzie itu disampaikan ketika sekitar 22.000 keluarga mengungsi akibat pertempuran dalam sebulan terakhir di selatan kota Kandahar itu sendiri.
"Mereka semua telah pindah dari distrik kota yang bergejolak ke daerah yang lebih aman," kata Kepala Departemen Pengungsi Provinsi Dost Mohammad Daryab kepada AFP.
Pada Minggu (25/7), pertempuran berlanjut di pinggiran kota Kandahar, dan McKenzie mengakui bahwa angkatan udara AS telah melakukan serangan udara di provinsi tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Warga Kandahar Hafiz Mohammad Akbar mengatakan rumahnya telah diambil alih oleh Taliban setelah dia melarikan diri. "Mereka memaksa kami pergi. Saya sekarang tinggal bersama 20 anggota keluarga saya di sebuah kompleks tanpa toilet," kata Akbar. (AFP/Nur/OL-09)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved