Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) akan melanjutkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan memerangi Taliban yang gencar melakukan serangan di seluruh negeri.
Sejak awal Mei 2021, kekerasan meningkat setelah pemberontak melancarkan serangan besar-besaran hanya beberapa hari setelah pasukan asing pimpinan AS memulai penarikan terakhir mereka yang sekarang hampir selesai.
Dalam serangan beberapa bulan terakhir, kelompok Taliban berhasil merebut sejumlah distrik, penyeberangan perbatasan dan mengepung beberapa ibu kota provinsi.
"AS telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan selama beberapa hari terakhir, dan kami siap untuk melanjutkan tingkat dukungan yang meningkat ini dalam beberapa minggu mendatang jika Taliban melanjutkan serangan mereka," kata Kepala Komando Pusat Angkatan Darat AS, Jenderal Kenneth McKenzie, kepada wartawan di Kabul.
McKenzie mengakui bahwa ada hari-hari yang sulit di depan bagi pemerintah Afghanistan. "Taliban berusaha menciptakan rasa keniscayaan tentang serangan mereka. Mereka salah," katanya.
"Kemenangan Taliban bukan tidak bisa dihindari," katanya, seraya menambahkan militer AS akan terus memberikan dukungan logistik kepada angkatan udara Afghanistan bahkan setelah akhir 31 Agustus 2021 ketika semua pasukan asing diperkirakan akan pergi.
Para ahli mengatakan faktor kunci yang membantu Taliban merebut petak wilayah yang luas dalam waktu singkat adalah kurangnya dukungan udara reguler dari pasukan AS kepada pasukan Afganistan.
Tetapi pada Minggu (25/7), McKenzie berjanji untuk mendukung angkatan udara Afghanistan ke depan. Angkatan udara AS, katanya, juga akan mempertahankan kemampuan untuk menyerang ke Afghanistan melawan dua kelompok lainnya Negara Islam (IS) dan Al-Qaeda.
McKenzie mengatakan akan menjadi jelas dalam beberapa hari dan minggu ke depan apakah pemerintah Afghanistan akan dapat mempertahankan negara itu dari Taliban.
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi jalan yang mudah, (tapi) saya tidak menerima narasi bahwa akan ada perang saudara yang diperlukan," katanya.
Pernyataan McKenzie itu disampaikan ketika sekitar 22.000 keluarga mengungsi akibat pertempuran dalam sebulan terakhir di selatan kota Kandahar itu sendiri.
"Mereka semua telah pindah dari distrik kota yang bergejolak ke daerah yang lebih aman," kata Kepala Departemen Pengungsi Provinsi Dost Mohammad Daryab kepada AFP.
Pada Minggu (25/7), pertempuran berlanjut di pinggiran kota Kandahar, dan McKenzie mengakui bahwa angkatan udara AS telah melakukan serangan udara di provinsi tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Warga Kandahar Hafiz Mohammad Akbar mengatakan rumahnya telah diambil alih oleh Taliban setelah dia melarikan diri. "Mereka memaksa kami pergi. Saya sekarang tinggal bersama 20 anggota keluarga saya di sebuah kompleks tanpa toilet," kata Akbar. (AFP/Nur/OL-09)
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa dikirim ke dasar laut selama perundingan nuklir
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved