Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha membenarkan bahwa KBRI Kabul mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang tidak memiliki kepentingan yang sangat mendesak untuk segera meninggalkan Afghanistan. Imbauan tersebut dikeluarkan pada Sabtu (10/7).
Mengingat perkembangan situasi keamanan di Afghanistan, kata Judha, KBRI Kabul meminta kepada WNI untuk sangat berhati-hati dan waspada serta terus memperhatikan informasi perkembangan keamanan setempat.
"Sesuai database awal KBRI Kabul, terdapat 46 WNI tinggal di Afghanistan. Namun, saat ini sebagian besar telah kembali ke Indonesia, sehingga saat ini tercatat hanya terdapat 4 WNI yang masih menetap di Afghanistan," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (11/7).
Dikatakannya, 4 WNI tersebut ada yang bekerja di Badan PBB dan sebagai ekspatriat di perusahaan swasta. "Badan PBB sudah memiliki prosedur pengamanan yang baik bagi para stafnya. KBRI Kabul terus memonitor dan berkoordinasi," ujarnya.
Adapun sejumlah besar WNI lainnya yang telah kembali ke Indonesia, terang Judha, mereka sudah kembali ke Tanah Air sebelum adanya imbauan tersebut. "Mereka pulang ke Indonesia untuk berbagai alasan, tidak selalu soal keamanan," tandasnya.
Untuk diketahui, Taliban mengklaim bahwa mereka telah menguasai 85% wilayah di negara itu. Seorang pejabat Taliban, pada Jumat, mengatakan bahwa mereka menguasai 85 persen dari negara itu, mengendalikan sekitar 250 dari hampir 400 distrik Afghanistan. Klaim itu pun mustahil untuk diverifikasi secara independen dan dibantah oleh pemerintah. (OL-8)
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Senator AS Lindsey Graham ancam putus kerja sama pertahanan jika Arab Saudi menolak gabung perang Iran. Riyadh dan UEA tegaskan wilayahnya tak boleh dipakai menyerang.
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memanas dengan serangan yang menargetkan infrastruktur energi dan air, termasuk depot minyak Tehran.
Rusia ajukan draf resolusi Dewan Keamanan PBB desak gencatan senjata di Timur Tengah. Moskow minta semua pihak hentikan eskalasi dan kembali ke meja perundingan.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved