Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA resmi mengajukan draf resolusi kepada Dewan Keamanan (DK) PBB yang menyerukan penghentian segera seluruh aksi militer di Timur Tengah. Langkah diplomatik ini diambil di tengah kekhawatiran global akan eskalasi perang yang kian meluas pascaserangan udara besar-besaran Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang memicu serangan balasan Teheran.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh kantor berita TASS yang dilansir Senin (9/3), draf resolusi tersebut menyatakan "keprihatinan mendalam atas eskalasi militer saat ini di Timur Tengah dan sekitarnya", serta menyampaikan duka cita mendalam atas hilangnya nyawa warga sipil selama permusuhan berlangsung.
Dalam dokumen tersebut, Rusia mendesak semua pihak yang bertikai untuk segera menghentikan aktivitas militer dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. DK PBB juga didorong untuk mengarahkan semua pihak kembali ke meja perundingan tanpa penundaan lebih lanjut.
"Rusia menekankan pentingnya penggunaan sarana politik dan diplomatik secara penuh untuk menjamin keamanan semua negara di kawasan Timur Tengah," bunyi teks draf tersebut.
Hingga saat ini, anggota DK PBB lainnya, termasuk Amerika Serikat, belum memberikan pernyataan resmi terkait kesediaan mereka untuk mendukung resolusi yang diinisiasi oleh Moskow ini. (B-3)
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
PAUS Leo XIV memperingatkan pada Minggu (29/3) bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa mereka yang berperang karena konflik di Timur Tengah terus berlanjut di berbagai front.
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
IRAN mengizinkan lagi 20 kapal berbendera Pakistan untuk berlayar melintasi Selat Hormuz dengan aman. Ini dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Ishaq Dar.
KEMUNGKINAN penarikan Iran dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sedang dibahas di Teheran. Ini menurut laporan media Iran pada Sabtu (28/3).
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (27/3), mengatakan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved