Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam sistem keagamaan dan politik Republik Islam Iran, gelar Ayatollah merupakan predikat paling prestisius yang mencerminkan otoritas keilmuan seorang ulama. Secara etimologi, kata ini berasal dari bahasa Arab Ayat (tanda) dan Allah (Tuhan), yang secara harfiah berarti "Tanda Tuhan".
Gelar Ayatollah bukan sekadar sapaan kehormatan, melainkan bukti bahwa seorang ulama telah mencapai derajat Mujtahid. Seorang Mujtahid memiliki kapasitas intelektual untuk melakukan Ijtihad, yaitu menggali dan merumuskan hukum Islam secara mandiri dari sumber primer (Al-Qur'an dan Hadis) tanpa harus mengikuti pendapat ulama lain.
Pencapaian gelar dalam tradisi intelektual Syiah, khususnya di pusat studi seperti Qom dan Najaf, mengikuti struktur yang ketat namun organik:
Sejak Revolusi 1979 yang dipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, gelar ini memiliki bobot politik yang sangat besar. Melalui konsep Wilayat al-Faqih, Iran menempatkan seorang ulama senior sebagai Pemimpin Tertinggi (Rahbar). Gelar Ayatollah memberikan legitimasi religius bahwa sang pemimpin memiliki kualifikasi moral dan intelektual untuk mengawasi jalannya negara sesuai prinsip Islam.
Untuk menyandang gelar ini, seorang ulama biasanya harus melewati proses belajar selama 20 hingga 40 tahun di Hawza (seminari). Mereka harus menguasai berbagai disiplin ilmu, antara lain:
| Bidang Ilmu | Deskripsi |
|---|---|
| Ushul Fikih | Prinsip-prinsip metodologi pengambilan hukum Islam. |
| Filsafat & Logika | Kemampuan berpikir kritis untuk membedah teks-teks klasik. |
| Dirayah & Riwayah | Ilmu tentang validitas dan transmisi hadis. |
Pada akhirnya, gelar Ayatollah adalah simbol bertemunya kesalehan pribadi dengan keunggulan intelektual. Di tengah dinamika global 2026, eksistensi para Ayatollah tetap menjadi pilar utama dalam menentukan arah kebijakan domestik maupun luar negeri Iran.
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara AS-Israel di kantornya, Sabtu (28/3), kekosongan itu memicu spekulasi siapa yang akan menggantikannya
Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei tewas. Temukan makna mendalam gelar Ayatollah bagi Iran, peran politiknya dalam sistem Wilayat al-Faqih, hingga pengaruhnya terhadap stabilitas kawasan
PAUS Leo XIV memperingatkan pada Minggu (29/3) bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa mereka yang berperang karena konflik di Timur Tengah terus berlanjut di berbagai front.
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
IRAN mengizinkan lagi 20 kapal berbendera Pakistan untuk berlayar melintasi Selat Hormuz dengan aman. Ini dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Ishaq Dar.
KEMUNGKINAN penarikan Iran dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sedang dibahas di Teheran. Ini menurut laporan media Iran pada Sabtu (28/3).
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (27/3), mengatakan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved