Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Telepon Putin, Presiden Iran Minta Rusia Gunakan Pengaruh Redam AS-Israel

Akmal Fauzi
07/3/2026 14:07
Telepon Putin, Presiden Iran Minta Rusia Gunakan Pengaruh Redam AS-Israel
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian(Irna)

PRESIDEN Iran, Masoud Pezeshkian, melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyusul meningkatnya tensi di Timur Tengah. Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian secara khusus meminta dukungan Moskow untuk membela hak-hak sah Iran di panggung internasional terkait serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Iran berharap Rusia menggunakan potensinya di arena internasional untuk mendukung hak-hak sah rakyat Iran di tengah serangan yang sedang berlangsung oleh Amerika Serikat dan Israel,” tegas Pezeshkian sebagaimana dirilis layanan pers kepresidenan Iran, Sabtu (7/3).

Selain membahas ketegangan dengan AS dan Israel, Pezeshkian juga menggunakan kesempatan tersebut untuk membantah klaim yang menyebut Teheran telah melakukan serangan terhadap Azerbaijan.

Senada dengan pernyataan presidennya, Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menegaskan posisi Teheran di markas besar PBB. Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan berhenti melakukan perlawanan selama agresi yang ia sebut sebagai tindakan barbar masih berlangsung.

“Kami terus menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga agresi dan serangan barbar ini berhenti. Respons kami sah, perlu, dan proporsional,” ujar Iravani kepada awak media.

Iravani menggarisbawahi bahwa operasi militer yang dilancarkan Teheran bersifat defensif dan hanya menyasar target-target militer sebagai tanggapan langsung atas agresi terhadap kedaulatan Iran.

Situasi keamanan di kawasan memburuk secara drastis setelah serangan gabungan AS dan Israel pada Sabtu (28/2) lalu. Serangan yang menyasar berbagai titik vital termasuk ibu kota Teheran tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur, korban jiwa warga sipil, serta gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan atas peristiwa tersebut, Iran telah meluncurkan serangkaian serangan balasan ke wilayah Israel serta berbagai pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Timur Tengah. Teheran menyebut langkah tersebut sebagai tindakan pertahanan diri yang mutlak diperlukan untuk menjaga stabilitas kedaulatannya.

(Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya