Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah gempuran konflik yang belum mereda, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirimkan pesan perlawanan yang sangat kuat. Dalam wawancara eksklusif di markas pemerintahannya di Kyiv, Zelensky menegaskan Ukraina tidak akan kalah, melainkan akan mengakhiri perang ini dengan kemenangan mutlak.
Zelensky menolak keras syarat gencatan senjata yang diajukan Presiden Vladimir Putin, terutama tuntutan untuk menarik diri dari wilayah strategis yang gagal direbut Rusia meski telah mengorbankan puluhan ribu tentaranya. Baginya, Vladimir Putin bukan sekadar ancaman bagi Ukraina, melainkan bagi stabilitas global.
"Saya percaya bahwa Putin sudah memulainya (Perang Dunia III). Pertanyaannya adalah seberapa banyak wilayah yang mampu ia rebut dan bagaimana cara menghentikannya... Rusia ingin memaksakan cara hidup yang berbeda kepada dunia," ujar Zelensky.
Menanggapi tekanan untuk menyerahkan sekitar 20% wilayah di Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia demi perdamaian, Zelensky memberikan jawaban menohok. Ia tidak memandang wilayah tersebut sebagai sekadar tanah di peta.
"Saya melihatnya secara berbeda. Saya tidak melihatnya sekadar sebagai tanah. Saya melihatnya sebagai pengabaian, melemahkan posisi kami, meninggalkan ratusan ribu rakyat kami yang tinggal di sana. Itulah cara saya melihatnya. Dan saya yakin 'penarikan diri' ini akan memecah belah masyarakat kami."
Ia juga memperingatkan bahwa jeda perang hanya akan dimanfaatkan Putin untuk memulihkan kekuatan militer dalam waktu singkat, sebelum melanjutkan invasi ke target berikutnya.
Keteguhan Zelensky kini diuji oleh sikap Presiden AS Donald Trump yang meminta Ukraina segera datang ke meja perundingan. Diplomat Barat mengisyaratkan bahwa Trump cenderung setuju dengan Putin mengenai konsesi wilayah sebagai kunci gencatan senjata.
Namun, Zelensky tetap resilient. Ia memilih untuk tidak melakukan konfrontasi publik dengan Trump, melainkan menekankan pada kekuatan institusi Amerika Serikat seperti Kongres, yang ia harapkan dapat memberikan jaminan keamanan jangka panjang melebihi masa jabatan seorang presiden.
Bagi Zelensky, kemenangan bukan hanya soal menghentikan pembunuhan, tetapi juga mengembalikan keadilan dunia. Meski ia mengakui bahwa merebut kembali seluruh wilayah saat ini terkendala jumlah personel dan pasokan senjata, tujuan akhirnya tetaplah perbatasan tahun 1991.
"Mengembalikan perbatasan yang adil tahun 1991, tanpa ragu, bukan hanya sebuah kemenangan, itu adalah keadilan. Kemenangan Ukraina adalah pelestarian kemerdekaan kami, dan kemenangan keadilan bagi seluruh dunia adalah kembalinya semua tanah kami," tegasnya.
Di akhir wawancara, Zelensky menekankan perlunya dukungan teknologi militer, termasuk lisensi untuk memproduksi sistem pertahanan udara Patriot secara mandiri di Ukraina, guna menghentikan agresi udara Rusia secara permanen. (BBC/Z-2)
Dimulainya penerbangan reguler antara kedua ibu kota untuk pertama kalinya sejak pertengahan 1990-an, menurut pengumuman blog penerbangan Rusia.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa tahap ketiga dari operasi pertukaran tahanan skala besar dengan Rusia akan dilaksanakan pada hari Minggu (25/5)
SERANGAN drone Ukraina berskala besar kembali menembus ke wilayah Rusia. Ini memaksa otoritas Moskow untuk melumpuhkan aktivitas penerbangan dan internet seluler.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Brian Hughes mengatakan Gedung Putih masih berusaha untuk mengonfirmasi informasi keterlibatan warga negara Tiongkok dalam perang Ukraina vs Rusia.
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved