Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru bicara kantor politik Taliban Mohammad Naeem mengungkap pihaknya tidak ingin hidup dalam isolasi dan menyerukan hubungan internasional yang damai
“Baik Taliban maupun Pemerintah Afghanistan sama-sama meyakini mereka bersaudara dan tidak akan memerangi negara yang sudah ditinggalkan oleh tentara Amerika Serikat,”
BEKAS Presiden AS Donald Trump, menyerukan penggantinya Joe Biden untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Biden dinilai bertanggungjawab atas kekalahan Afghanistan dari militan Taliban.
PRESIDEN Afghanistan Ashraf Ghani, menyatakan Taliban telah menang. Ghani melarikan diri pada Minggu (15/8) saat militan memasuki ibu kota Kabul.
PRESIDEN Afghanistan Ashraf Ghani dilaporkan telah meninggalkan Kabul saat kelompok gerilyawan Taliban, Minggu (15/8) memasuki ibu kota negara itu.
Selain diplomat AS, beberapa staf Uni Eropa juga telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Langkah ini menyusul serangan Taliban yang kian meluas.
Taliban semakin mendekati pengambilalihan militer secara menyeluruh atas Afghanistan pada Minggu (15/8), setelah merebut lebih banyak kota besar, dengan hanya menyisakan ibu kota Kabul.
Sebanyak 84 tentara Afghanistan menyeberang ke Uzbekistan pada hari yang sama ketika Taliban merebut kota terbesar keempat di Afghanistan.
Presiden AS Joe Biden pun seegra mengirim lebih banyak pasukan untuk mengevakuasi personel Amerika dan sekutu mereka.
Staf Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kabul, Afghanistan, telah diberitahu untuk mulai menghancurkan materi sensitif dan dokumen penting.
Presiden AS Joe Biden mencatat Washington menghabiskan lebih dari US$1 triliun dan kehilangan ribuan tentara selama 20 tahun perang melawan kelompok Taliban.
Taliban sangat membatasi hak-hak perempuan dan anak perempuan Afghanistan di daerah yang mereka rebut telah muncul.
Taliban, Kamis (12/8), menyerbu kota terbesar kedua dan ketiga di Afghanistan, Kandahar dan Herat, beberapa hari setelah AS menarik sebagian besar pasukan mereka.
Taliban telah merebut kota terbesar kedua di Afghanistan, Kandahar, pada Jumat (13/8). Ini merupakan kemunduran terbesar bagi pemerintah yang didukung AS
KOTA terbesar ketiga Afghanistan, Herat, terancam jatuh ke tangan Taliban di tengah pertempuran sengit.
Turki saat ini memiliki pasukan di Afghanistan sebagai bagian dari pasukan NATO dan telah menawarkan untuk mengamankan bandara strategis Kabul setelah pasukan AS pergi pada akhir Agustus.
Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mengatakan bahwa Taliban tahu bahwa Afghanistan tidak dapat bertahan tanpa bantuan internasional.
"Taliban menguasai area-area utama kota - kantor gubernur, markas polisi dan penjara," kata kepala dewan provinsi, Nasir Ahmad Faqiri, kepada AFP.
“Payenda telah mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu karena Afghanistan bergulat dengan penurunan pendapatan setelah pengambilalihan pos-pos Bea Cukai,”
Taliban menguasai sebagian besar provinsi utara Afghanistan yang berdekatan dengan Asia Tengah bekas Soviet
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved