Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan Kabul tidak sedang dalam “ancaman segera” dari Taliban. Tetapi, kelompok gerilya itu berusaha mengisolasi ibu kota Afghanistan dengan merebut tempat lain di negara itu.
"Kabul, saat ini, tidak berada dalam lingkungan ancaman yang akan segera terjadi," kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan, Jumat (13/8).
"Tapi jelas, jika Anda hanya melihat apa yang telah dilakukan Taliban, Anda dapat melihat bahwa mereka mencoba mengisolasi Kabul.”
Baca juga: Denmark dan Norwegia Evakuasi Staf dan Tutup Kedutaan Besar di Afghanistan
"Ini tidak berbeda dengan cara mereka beroperasi di tempat lain di negara ini, mengisolasi ibu kota provinsi dan terkadang mampu memaksa penyerahan diri tanpa harus banyak pertumpahan darah," imbuhnya.
Taliban, Kamis (12/8), menyerbu kota terbesar kedua dan ketiga di Afghanistan, Kandahar dan Herat, beberapa hari setelah AS menyelesaikan sebagian besar penarikan pasukannya dari keterlibatan militer selama 20 tahun.
Presiden AS Joe Biden bersikukuh pada keputusannya untuk mengakhiri perang AS tetapi mengizinkan pengerahan 3.000 tentara untuk mengevakuasi staf kedutaan dan sekutu Afghanistan dari Kabul.
Pentagon mengakui keprihatinannya tentang situasi di lapangan tetapi menjelaskan bahwa AS percaya militer Afghanistan sekarang bertanggung jawab.
"Kami sangat prihatin dengan kecepatan pergerakan mereka dan kurangnya perlawanan yang mereka hadapi, dan kami jujur tentang itu," kata Kirby.
"Kami ingin melihat kemauan dan kepemimpinan politik, kepemimpinan militer, yang dibutuhkan di lapangan," tuturnya.
"Apakah itu berhasil atau tidak, itu benar-benar untuk orang Afghanistan yang memutuskan.”
"Tidak ada hasil yang harus dihindari,” tandasnya. (Straitstimes/OL-1)
Lonjakan harga BBM di AS hingga 35% akibat konflik Iran memicu kemarahan warga. Harga bensin tembus US$4 per galon, memperberat beban biaya hidup masyarakat.
Harga BBM di AS melampaui $4 per galon akibat perang Iran. Warga AS keluhkan lonjakan biaya hidup dan dampak ekonomi yang mulai menguras tabungan rumah tangga mereka.
Presiden AS Donald Trump umumkan penarikan pasukan dari Iran dalam 2-3 pekan setelah mengeklaim misi cegah nuklir dan perubahan rezim di Teheran tercapai.
Kelompok seni Secret Handshake pasang toilet emas satir di dekat Gedung Putih. Aksi ini menyindir renovasi mewah Trump dan gaya estetika vulgar sang presiden AS.
Presiden AS Donald Trump dilaporkan berang kepada PM Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan ke pabrik desalinasi air Iran di Pulau Qeshm. Cek detailnya di sini.
Steve Bannon mendesak putra PM Israel Yair Netanyahu dideportasi dari AS dan dikirim ke garis depan perang Iran di tengah konflik AS–Israel.
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved