Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA terbesar ketiga Afghanistan, Herat, terancam jatuh ke tangan Taliban di tengah pertempuran sengit. Indikasinya kelompok militan itu telah mendirikan jembatan dalam jarak 150 km dari ibu kota Kabul.
Taliban mengklaim menguasai Herat, dekat perbatasan dengan Iran. Kelompok itu juga tampak hampir merebut Kandahar, menurut sumber diplomatik.
Kandahar, kota terbesar kedua di Afghanistan, adalah rumah spiritual kelompok tersebut.
Kekerasan yang meningkat dan kemajuan cepat militan mendorong Amerika Serikat dan Jerman untuk mendesak warganya agar segera meninggalkan negara itu. Situasi ini hanya kurang dari tiga minggu sebelum pasukan internasional pimpinan AS yang terakhir akan ditarik keluar.
Sebelumnya pada hari Kamis, Taliban, yang sekarang menguasai sekitar dua pertiga negara, merebut Ghazni, yang terletak di jalan Kandahar ke Kabul sekitar 150 km dari ibu kota.
Kelompok itu pada hari Kamis juga mengesampingkan pembagian kekuasaan dengan pemerintah.
Kecepatan dan kekerasan serangannya telah memicu tuduhan di antara banyak warga Afghanistan atas keputusan Presiden AS Joe Biden, yang menarik pasukan AS dan membiarkan pemerintah berperang sendirian.
Pada hari Rabu, seorang pejabat pertahanan AS mengutip intelijen AS mengatakan, Taliban dapat mengisolasi Kabul dalam 30 hari dan mungkin mengambil alih dalam 90 hari.
Pintu gerbang ke ibu kota telah tersumbat oleh orang-orang yang melarikan diri, kata sumber keamanan Barat.
Al Jazeera melaporkan, dari sumber pemerintah menyebutkan telah menawarkan bagian kekuasaan kepada Taliban, asalkan kekerasan berhenti.
Juru bicara pemerintah Afghanistan tidak tersedia untuk dimintai komentar terkait masalah itu. Tidak jelas sejauh mana tawaran yang dilaporkan, berbeda dari persyaratan yang telah dibahas pada pembicaraan yang macet di Qatar.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, dia tidak mengetahui adanya tawaran semacam itu tetapi mengesampingkan pembagian kekuasaan.
"Kami tidak akan menerima tawaran seperti ini, karena kami tidak ingin bermitra dengan pemerintah Kabul. Kami tidak tinggal atau bekerja selama satu hari dengan itu," tegasnya. (Straitstimes/OL-13)
Baca Juga: Tahun Lalu, Hampir 90 Ribu Penduduk Tinggalkan Hong Kong
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Ratusan tentara AS protes setelah komandan sebut perang Iran adalah nubuat Armagedon dan Donald Trump diurapi Yesus. Simak laporan lengkap MRFF di sini.
Amerika Serikat dilaporkan kehilangan peralatan militer senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun selama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
87 jenazah awak kapal perang Iran ditemukan mengapung di perairan internasional usai ditenggelamkan pasukan AS. Cek detail evakuasi Angkatan Laut Sri Lanka
Iran menunda upacara perpisahan Ayatollah Ali Khamenei akibat kendala logistik dan ancaman keamanan. Israel ancam bunuh siapapun calon penerus Khamenei.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
POSISI tegas diambil Berlin dalam menanggapi manuver terbaru Kabinet Israel yang merombak aturan administratif di wilayah penduduka
Semua bermula pada 29 Januari 1886, saat Carl Benz mendapatkan paten kendaraan pertama di dunia Benz Patent-Motorwagen.
Jerman resmi kirim tim militer ke Greenland menyusul ketegangan wilayah. Kanada turut pasang badan dukung integritas teritorial Denmark.
SEKRETARIS Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan bahwa Rusia bisa menyerang negara-negara anggota pakta pertahanan itu dalam lima tahun ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved