Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TALIBAN menyatakan perang di Afghanistan sudah berakhir setelah gerilyawan menguasai istana presiden di Kabul.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu pada hari Minggu (15/8) ketika militan memasuki Kota Kabul. Dikatakannya, dia ingin menghindari pertumpahan darah.
"Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin. Mereka telah menyaksikan hasil dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun," kata juru bicara kantor politik Taliban Mohammad Naeem, kepada Al Jazeera TV.
"Terima kasih kepada Tuhan, perang di negara ini sudah berakhir," ucapnya.
Taliban hanya membutuhkan lebih dari seminggu untuk menguasai negara itu setelah serangan kilat yang berakhir di Kabul.
Al Jazeera menyiarkan cuplikan dari apa yang dikatakan komandan Taliban di istana kepresidenan dengan puluhan pejuang bersenjata.
Naeem mengatakan jenis dan bentuk rezim baru di Afghanistan akan segera dijelaskan. Taliban, tambahnya, tidak ingin hidup dalam isolasi dan menyerukan hubungan internasional yang damai.
"Kami telah mencapai apa yang kami cari, yaitu kebebasan negara kami dan kemerdekaan rakyat kami," katanya.
"Kami tidak akan mengizinkan siapa pun menggunakan tanah kami untuk menargetkan siapa pun, dan kami tidak ingin menyakiti orang lain," jelasnya.
Baca juga: Kabul Dikepung Taliban, Presiden Afghanistan Lari Ke Tajikistan
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Senin pagi bahwa semua personel kedutaan, termasuk Duta Besar Ross Wilson, telah dipindahkan ke bandara Kabul untuk menunggu evakuasi dan bendera Amerika telah diturunkan dan dipindahkan dari kompleks kedutaan.
Ratusan warga Afghanistan menyerbu landasan pacu bandara dalam kegelapan. Mereka berdesak-desakan untuk mendapatkan tempat di salah satu penerbangan komersial terakhir yang meninggalkan negara itu sebelum pasukan AS mengambil alih kontrol lalu lintas udara pada hari Minggu.
"Bagaimana mereka bisa menguasai bandara dan mendikte syarat dan ketentuan untuk Afghanistan?" kata Rakhshanda Jilali, seorang aktivis hak asasi manusia yang berusaha untuk sampai ke Pakistan.
"Ini adalah bandara kami, tetapi kami melihat para diplomat dievakuasi sementara kami menunggu dalam ketidakpastian," kata Jilali, yang telah menerima beberapa ancaman pembunuhan, melalui Whatsapp dari bandara.
Lebih dari 60 negara barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Jepang, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan semua warga Afghanistan dan warga negara internasional yang ingin meninggalkan negara itu harus diizinkan pergi.(Straits Times/OL-5)
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Shehbaz menegaskan kembali bahwa Pakistan menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, tetapi terus menghadapi terorisme lintas batas yang berasal dari tanah Afghanistan.
Islamabad mengajukan agenda tunggal yang berfokus langsung pada pembongkaran jaringan teroris, terutama yang berafiliasi dengan faksi Gul Bahadur dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
Pertempuran darat sengit antara Afghanistan dan Pakistan terjadi setelah Pakistan menuntut Kabul mengendalikan kelompok militan yang meningkatkan serangan di Pakistan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved