Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Rusia untuk Afghanistan Dmitry Zhirnov akan bertemu dengan Taliban di Kabul pada Selasa waktu setempat. Pertemuan itu akan memutuskan apakah Rusia mengakui pemerintahan baru atau tidak.
Kepada media Rusia, Zhirnov mengatakan bahwa Taliban telah menciptakan ketertiban umum. Bahkan, sudah membuka sekolah perempuan dan menjaga kedutaan Rusia.
"Duta besar kami berhubungan dengan kepemimpinan Taliban. Besok, dia akan bertemu dengan koordinator keamanan Taliban," ungkap pejabat Kementerian Luar Negeri Zamir Kabulov Ekho Moskvy dalam sebuah wawancara.
Baca juga: Bagaimana Taliban Dapat Kuasai Afghanistan dengan Cepat?
Lebih lanjut, dia menyebut pembicaraan antara Duta Besar Zhirnov dan Taliban akan fokus pada rencana kelompok militan itu untuk memberikan keamanan bagi Kedutaan Rusia di Kabul.
Ketika Taliban menyelesaikan pengambilalihan militer di Afghanistan, Kabulov menyatakan bahwa pihaknya tidak berencana mengevakuasi kedutaannya. Namun, pada Senin ini, dia menyebut sebagian staf kedutaan akan dievakuasi.
Kabulov juga mengungkapkan bahwa Moskow akan memutuskan sikap terhadap pemerintahan baru Taliban berdasarkan perilaku otoritas baru. "Kami akan dengan hati-hati melihat seberapa bertanggung jawab Taliban mengatur negara dalam waktu dekat. Berdasarkan hasil itu, kepemimpinan Rusia akan menarik kesimpulan," jelasnya.
Baca juga: Taliban Nyatakan Perang di Afghanistan Sudah Berakhir
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV milik pemerintah, Rossiya 24, Duta Besar Zhirnov mengatakan bahwa pasukan Taliban mulai menetap di Kabul dan menciptakan ketertiban umum. "Taliban sudah menjaga kedutaan kami," cetus Zhirnov.
"Mereka menegaskan sekali lagi, bahwa tidak ada sehelai rambut pun yang akan jatuh dari kepala diplomat Rusia," imbuhnya.
Zhirnov menyatakan bahwa Rusia ingin pemerintahan Afghanistan yang beradab. Lalu, tidak ada terorisme dan tidak ada narkoba. Afghanistan juga harus memiliki hubungan baik dengan semua negara. Taliban disebutnya telah menjanjikan hal tersebut.(AFP/OL-11)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Publik masih menunggu langkah pemerintahan Prabowo dalam merespons berbagai masalah dengan langkah-langkah korektif.
Sikap partai berlambang banteng tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya perilaku masyarakat yang merasa paling tahu segalanya, terutama soal isu-isu politik dan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved