Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Karena itu, perlu ada upaya ekstra untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar bisa lebih kencang.
Dalam konteks menghadapi pandemi, hampir seluruh bank sentral di dunia mengeluarkan kebijakan untuk memangkas suku bunga acuan.
Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah mengenai pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana, BI telah mengeluarkan uang senilai Rp75,9 triliun di 2020.
Tingkat bunga penjaminan untuk rupiah pada bank umum sebesar 4,5 persen dan untuk valas pada bank umum sebesar 1 persen.
Kebijakan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi.
KEPALA Ekonom Permata Bank memprediksi Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7 Day Repo Rate (BI7DRR) di level 3,75%.
"Saya akan bawa ini ke KSSK dan mencari jalan agar bunga di pasar turun secara real. Tapi mungkin saya minta ke MPR untuk ikut menekan pemerintah untuk memikirkan bank bank BUMN.'
Kebijakan moneter dan makro prudensial akomodatif yang ditempuh Bank Sentral itu diharapkan mendorong penurunan suku bunga perbankan untuk mendukung pembiayaan perekonomian di Tanah Air.
Bank Indonesia diyakini sudah mempertimbangkan faktor eksternal, seperti kebijakan moneter di AS. Serta, faktor domestik yang mencakup tingkat inflasi hingga indeks PMI.
"Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo
Keputusan ini perlu diambil lantaran tim riset LPEM FEB UI menilai nilai tukar Rupiah relatif terkendali di tengah kondisi pandemi yang berkepanjangan dan tidak menentu.
Bank telah menurunkan suku bunga simpanan hingga 175 basis poin.
Kombinasi dari tren penurunan suku bunga acuan BI serta bauran kebijakan BI untuk mendorong ketersediaan likuiditas juga mendorong penurunan suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB).
SUKU bunga kredit yang diberikan oleh perbankan Indonesia masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.
Apindo menyarankan, bunga kredit bank segera diturunkan agar dunia usaha nasional bisa segera masuk rantai pasok global.
Tingkat bunga penjaminan untuk simpanan rupiah turun 50 bps. Kemudian, suku bunga valuta asing di bank umum turun sebesar 25 bps.
Real Estate Indonesia (REI) berterimakasih atas penurunan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%.
Bank Indonesia juga menyampaikan kepada perbankan dan dunia usaha bahwa perbaikan ekonomi berlanjut.
Keputusan itu mempertimbangkan perkiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga dan upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Pemangkasan itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di sisa waktu 2020, tetapi tetap memperhatikan tekanan eksternal dan menjaga stabilitas sektor keuangan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved