Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, akan mendisukusikan ihwal suku bunga pinjaman perbankan yang urung turun ke dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
"Saya akan coba diskusikan hal ini dengan OJK, BI maupun anggota KSSK lain untuk melihat dan menilai atau mencari cara agar kebijakan pemerintah terefleksi dalam perekonomian ke bentuk suku bunga yang turun," ujarnya dalam Forum Diskusi Denpasar 12 bertema Indonesia Economy Outlook: Meramu Jalan Kebangkitan Perekonomian Bangsa 2021 secara daring, Rabu (23/12).
"Saya akan bawa ini ke KSSK dan mencari jalan agar bunga di pasar turun secara real. Tapi mungkin saya minta ke MPR untuk ikut menekan pemerintah untuk memikirkan bank bank BUMN agar mau sedikit berkorban karena BUMN hampir 35% menguasai pasar. Jadi kalau dia (Himbara) turun, hampir pasti yang lain juga ikut turun," lanjut Purbaya.
Dia mengatakan, pemerintah dan otoritas terkait sedianya telah berupaya untuk menarik perbankan menurunkan suku bunga pinjamannya. Itu karena perlunya kebijakan yang dapat menahan pelemahan dari dampak pandemi pada perekonomian.
Purbaya mengatakan, ada dua kemungkinan perbankan tidak mau menurunkan suku bunga pinjaman. Pertama, biaya yang dikeluarkan oleh perbankan itu masih cukup besar sehingga menurunkan bunga akan berdampak negatif pada kondisi keuangan perusahaan.
Baca juga : Pertama di Indonesia, OJK dan BI Setujui Kolaborasi BRI dan Alipay
Kedua ialah berkaitan dengan orientasi bisnis yang masih mengutamakan profit. "Kalau memang mereka cost turun tapi tidak mau menurunkan bunga pinjaman, berarti memang bukan sisi cost menyebabkan bunga tidak turun. Mereka memang mempunyai kekuatan monopoli atau oligopoli. Ini akan menjadi hal serius, karena kalau dibiarkan kebijakan moneter kita tidak akan optimal," terang Purbaya.
Pernyataan Purbaya itu menanggapi apa yang disampaikan Menteri Perdagangan Periode 2016-2019 Enggartriasto Lukita dalam diskusi yang sama. Enggar mengaku bingung mengapa perbankan enggan menurunkan suku bunga pinjamannya meski Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan.
Padahal, lanjut Enggar, dalam situasi krisis ini masyarakat membutuhkan dana untuk dapat bertahan. Namun karena bunga yang masih dalam level normal, masyarakat enggan meminjam dan itu berdampak pada lambatnya pertumbuhan konsumsi.
"Untuk stimulus moneter, kebijakan sudah dikeluarkan untuk mengurangi suku bunga. Tapi dari perbankan sendiri belum turun, tolong mintakan berapa rate sebenarnya, mulai dari bank BUMN. Saya meminta teman-teman di DPR agar mereka (bank) tidak berorientasi pada profit di situasi pada saat ini," tuturnya. (OL-7)
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved