Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mendorong Bank Indonesia (BI) untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75% pada bulan ini.
Pemangkasan itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di sisa waktu 2020, tetapi tetap memperhatikan tekanan eksternal dan menjaga stabilitas sektor keuangan.
“Mengingat kondisi domestik dan eksternal saat ini, kami memandang bahwa BI perlu memangkas suku bunga kebijakan sebesar 25 bps menjadi 3,75% di bulan ini,” ujar ekonom makroekonomi dan keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky melalui keterangan resmi, kemarin.
Pada sisi domestik, kata dia, Indonesia telah resmi masuk resesi setelah pertumbuhan ekonomi triwulan III tumbuh -3,49%, kali kedua setelah tumbuh -5,32% di triwulan II 2020. Meski membaik, langkah-langkah untuk menahan dan mendorong perekonomian tetap perlu dilakukan agar agenda pemulihan ekonomi pada 2021 tidak begitu berat.
Kemudian di sisi eksternal, surplus perdagangan pada Oktober 2020 telah berkontribusi pada perbaikan current account deficit (CAD). Belum lagi aliran modal masuk melalui portofolio kian menguatkan nilai tukar rupiah. Karenanya, kata Teuku, pemangkasan suku bunga kebijakan BI tidak akan terlalu berisiko untuk terus menguatkan mata uang Indonesia yang sempat terdepresiasi selama satu pekan terakhir.
LPEM, imbuhnya, juga memprediksi inflasi akan tetap terkendali dan bertahap kembali menuju kisaran ambang bawah target bank sentral, yakni 2,0% hingga 4,0%. Itu karena didukung pencairan stimulus yang lebih cepat untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi.
“Namun demikian, risiko penurunan (tingkat inflasi) akan tetap ada selama kepercayaan konsumen belum kembali ke tingkat sebelum pandemi,” jelas Teuku.
Secara terpisah, Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto memperkirakan inflasi 2020 pada kisaran 3%, bahkan di bawah 2%. (Mir/Ant/E-3)
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Ekonom Hossiana Evalisa Situmorang menyebut keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen agar transmisi suku bunga lebih cepat
DEWAN Gubernur Bank Indonesia menyebut masih ada ruang penurunan suku bunga ke depan.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Oktober 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved