Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,75%. Berikut, suku bunga Deposit Facility sebesar 3% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,5%.
Ekonom BNI Ryan Kiryanto menilai keputusan Bank Sentral sangat tepat. "Hal itu sejalan dengan arah pergerakan ekonomi domestik yang sudah ada indikasi membaik dibandingkan kuartal II dan III," ujar Ryan saat dihubungi, Kamis (17/12).
Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, lanjut dia, tentunya sudah mempertimbangkan faktor eksternal. Seperti, pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS), Tiongkok, Jepang dan Uni Eropa.
Baca juga: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 3,75%
Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mempertimbangkan faktor domestik. Mulai dari tingkat inflasi, ekspektasi pasar, cadangan devisa, neraca perdagangan, hingga indeks PMI, yang semuanya bergerak ke arah perbaikan.
"Dengan demikian, level BI rate 3,75% ini adalah level terendah sepanjang sejarah dan mengakhiri 2020 ini. Level 3,75% pun sudah price-in dengan ekspektasi pelaku pasar keuangan, perbankan dan sektor riil," imbuh Ryan.
Dampak pada pasar keuangan dikatakannya tetap positif. Begitu juga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Efek BI rate tersebut akan terasa pada kuartal I 2021 dan seterusnya," tutup dia.(OL-11)
Ingin tukar uang baru untuk Lebaran 2026? Simak panduan lengkap cara daftar di PINTAR BI, jadwal resmi, hingga syarat penukaran paket Rp5,3 juta. Cek linknya di sini!
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved