Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,75%. Berikut, suku bunga Deposit Facility sebesar 3% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,5%.
Ekonom BNI Ryan Kiryanto menilai keputusan Bank Sentral sangat tepat. "Hal itu sejalan dengan arah pergerakan ekonomi domestik yang sudah ada indikasi membaik dibandingkan kuartal II dan III," ujar Ryan saat dihubungi, Kamis (17/12).
Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, lanjut dia, tentunya sudah mempertimbangkan faktor eksternal. Seperti, pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS), Tiongkok, Jepang dan Uni Eropa.
Baca juga: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 3,75%
Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan mempertimbangkan faktor domestik. Mulai dari tingkat inflasi, ekspektasi pasar, cadangan devisa, neraca perdagangan, hingga indeks PMI, yang semuanya bergerak ke arah perbaikan.
"Dengan demikian, level BI rate 3,75% ini adalah level terendah sepanjang sejarah dan mengakhiri 2020 ini. Level 3,75% pun sudah price-in dengan ekspektasi pelaku pasar keuangan, perbankan dan sektor riil," imbuh Ryan.
Dampak pada pasar keuangan dikatakannya tetap positif. Begitu juga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Efek BI rate tersebut akan terasa pada kuartal I 2021 dan seterusnya," tutup dia.(OL-11)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved