Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU bunga kredit yang diberikan oleh perbankan Indonesia masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.
Saat ini rasio antara suku bunga simpanan dan kredit mencapai tiga kali lipat. Hal ini berbeda dengan di negara lain yang rasionya hanya dua kali lipat.
"Bunga kredit bank di Indonesia yang di bank besar berkisar 8%. Pada bank agak sedikit kecil masih pada level 10-11%. Saya boleh katakan rasio antara bunga deposito dan pinjaman hampir sekitar tiga kali," kata Ketua Apindo Bidang Pasar Modal Gunawan Tjokro dalam webinar Economic Outlook 2021 tentang Geliat Industri Perbankan 2021, kemarin.
Pada Bank BRI, per 30 September 2020, suku bunga dasar kredit korporasi ialah sebesar 9,95%, ritel 9,80%, mikro 16,75%, KPR 9,9%, dan non-KPR 12%, sedangkan suku bunga deposito Bank BRI pada kisaran 4,75-5,5%.
Pada Bank BNI, suku bunga dasar kredit korporasi 9,8% persen ritel 9,8%, KPR 10,15%, non KPR 11,95%, sedangkan suku bunga deposito pada 3,5%.
Pada Bank Mandiri, suku bunga dasar kredit korporasi 9,85% ritel 9,8%, mikro 11,5%, KPR 10%, non-KPR 11,6%. Suku bunga deposito pada kisaran 3,26%-3,48%.
Gunawan membandingkan dengan negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan Tiongkok yang rasionya hanya hampir dua kali lipat. Dia mencontohkan pihaknya baru mendapat pinjaman fixed lima tahun di Thailand hanya dengan bunga 3,5%.
Penurunan suku bunga kredit menjadi hal yang perlu dilaksanakan agar dunia usaha dapat bangkit. Sebab dengan dunia usaha masih memakai bahan baku impor, ditambah produktivitas yang masih bermasalah karena pandemi, salah satu yang dapat menolong ialah biaya bunga yang rendah.
Kredit 2021
Ekonom Indef Aviliani mengatakan pihaknya memprediksi pertumbuhan kredit perbankan nasional di 2021 akan di kisaran 3%-3,5%.
Hal ini terkait pemulihan ekonomi yang masih harus menunggu pandemi dapat dikendalikan.
Pemberian vaksin pun diperkirakan baru terealisasi 50% pada tahun depan sehingga gerak pemulihan berjalan lebih lambat.
Namun, dirinya melihat ada potensi baru di kredit, yaitu pada sektor pariwisata. Ketika pembatasan sosial dilontarkan, tempat wisata mulai didatangi. Pariwisata dia katakan mampu menghidupi ekonomi 10 sektor di bawahnya.
"Kalau perlu, dilombakan saja siapa yang bisa meningkatkan destinasi bisa diberi dana hibah," kata Aviliani.
Pertumbuhan kredit ini bisa didorong juga dari proyek pemerintah. Pemerintah telah menganggarkan sebesar Rp400 triliun untuk infrastruktur.
Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan, sebagai bank BUMN mengusahakan tumbuh kredit sebesar 4-5%. "Karena BRI harus tumbuh di atas rata-rata industri," kata Sunarso.
Namun, hal ini juga akan bergantung pada ada tidaknya permintaan kredit di tahun 2021.
"Asumsikan target dinaikkan, maka untuk KUR saja kami harus menyalurkan minimal Rp140 triliun tahun depan. Kami harus pertajam lagi segmennya apa, sektornya kemana penyaluran kredit diarahkan. Maka sejak pandemi sasaran kredit BRI difokuskan kepada segmen mikro dan ultra mikro yang cepat kena, cepat pulih, dan timbul permintaan kredit daripada segmen menengah dan korporasi," kata Sunarso. (Des/E-1)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved