Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Saksi meringankan, Muhamad Mahdi menerangkan telah menemui Cahya dan Zaki. Mahdi mewakili Habib Bahar bin Smith mengatakan bahwa masalah itu akan diselesaikan secara kekeluargaan.
Ratna disebut tidak tegas karena menyebut lupa dengan kronologis kebohongan yang dibuatnya
Saat ditanya oleh staf soal kondisi wajah, Ratna mengaku dipukuli di Bandung
Ratna mengaku wajahnya terlihat menua sehingga memutuskan untuk perawatan operasi plastik
Sekarang, sidang pemeriksaan terdakwa sekaligus mengonfirmasi keterangan para saksi
Dua tokoh puncak yang dipertemukan itu ialah Ketua Umum PSHT R Moerdjoko Hadi Wijoyo dan Ketua Umum Winongo Agus Wiyono Santoso.
Selain Cahya yang mengaku dirinya sebagai Bahar bin Smith, Zaki pun saat itu mengaku kepada Hamid sebagai keturunan Nabi Muhammad juga dengan nama Alatos.
Kasus bohong Ratna Sarumpaet hanya merugikan integritas moral dirinya sendiri di depan masyarakat sebagai aktivis.
Pilot tersebut ditahan karena statusnya sudah menjadi tersangka.
Fahri baru mengetahui kabar itu bohong usai telpon keduanya diangkat oleh Ratna
Setelah Ratna mengakui kebohongan, Fahri menganggap itu selesai dan tak tertarik untuk mengetahui muka lebam Ratna
Ratna merasakan pusing di hari kedua berpuasa yang bertepatan dengan sidang kasusnya
Fahri sudah memastikan akan datang sebagai saksi meringankan
"Saat kami melakukan cek urin atas pelaku, positif menggunakan narkoba jenis sabu," ujar Irwandi.
Keonaran tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga timbulnya pro kontra di dunia maya bentuk lain dari keonaran
Ratna menyebut empat ahli yang dihadirkan JPU akan memberatkan dakwaan karena selama ini belum ada saksi fakta yang mengarah ke unsur dakwaan
Keempat pelaku yang diamankan, salah satunya diberikan tindakan tegas karena berusaha melawan saat hendak ditangkap.
Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra membenarkan kejadian penganiayaan warga oleh tim sukses.
Diduga penganiayaan dilakukan karena perasaan tidak puas dengan hasil dari pemungutan suara.
Ketika korban berada di depan Kantor Lurah Empoang, tiba-tiba ada salah seorang laki-laki yang tidak dikenal menghampiri korban dan mengajak masuk ke dalam kantor lurah.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved