Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui BPBD Demak telah menyiapkan anggaran untuk penyediaan air bersih yakni 2.000 truk tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter.
SEJUMLAH desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. Distribusi air bersih dilakukan untuk warga yang membutuhkan.
Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy, pihaknya telah mengirimkan puluhan tangki air bersih untuk wilayah-wilayah yang mengalami krisis.
BPBD Klaten menggelontorkan air bersih total sebanyak 443 tangki atau setara 2.215.000 liter untuk membantu warga 16 desa di lima kecamatan yang dilanda kekeringan akibat kemarau.
Untuk penanganan daerah kekeringan, BPBD Klaten menyiapkan anggaran kegiatan dropping air Rp242,95 juta atau sebanyak 1.000 tangki.
KRISIS air bersih dialami warga di Desa Haurwangi dan Desa Sukatani di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersamaan kemarau
Warga Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada sudah memperjuangkan agar ada akses air bersih lewat sumur bor sejak 2010 namun sampai sekarang belum terwujud.
Beberapa wilayah di Kabupaten Cianjur dilaporkan mulai terdampak kemarau. Akibatnya tak hanya lahan pertanian yang dilanda kekeringan tapi krisis air bersih mengancam masyarakat.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Klaten, Yuwana Haris, menyebut 11 desa yang kini mengalami mengalami kesulitan air bersih tersebar di lima kecamatan.
Kabupaten yang masuk kategori siaga adalah Brebes, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Purworejo, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Wonogiri.
Kemarau tahun ini sifatnya kemarau basah. Kemarau basah yaitu keadaan pada musim kemarau saat curah hujan yang terukur melebihi atau di atas rata-rata normalnya.
BPBD Purbalingga Jawa Tengah telah menyuplai kebutuhan air bersih untuk tiga desa dilanda kekeringan. Masyarakat mulai merasakan kesulitan mendapatkan air bersih sejak Agustus.
Untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa mengantre di sumur bawah tanah maupun sumber mata air.
Sesuai monitoring hari tanpa hujan (HTH) yang dikeluarkan stasiun klimatologi per 31 Agustus 2020, NTT mengalami deret hari kering menengah 11-20 hingga ekstrem panjang lebih dari 60 hari.
Hampir seluruh wilayah kecamatan di Sikka, NTT, mengalami kekeringan yang berujung pada krisis air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sip Anwar menyebutkan sebanyak 49 desa terancam krisis air di musim kemarau dan tersebar di 11 kecamatan. Saat ini dua kecamatan dapat bantuan air bersih.
Bantuan air bersih sudah harus digelontorkan di tengah pandemi. Beberapa wilayah di Jawa dan Nusa Tenggara Timur sudah terdampak.
Penurunan debit air terlihat di sumber air Oepura, Kelurahan Oepura.
Kepala Stasiun Klimatologi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Apolinaris Geru mengingatkan ancaman krisis air akibat kemarau.
Krisis air disebabkan musim kemarau dan jebolnya bangunan sodetan yang masih belum rampung dikerjakan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved