Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUNKAN berat badan sering kali menjadi tantangan, terutama di tengah kesibukan sehari-hari. Mencari waktu untuk berolahraga seringkali sulit, meskipun Anda ingin menurunkan berat badan. Namun, Anda tak perlu khawatir. Kombinasi olahraga yang tepat dan pola makan sehat dapat menjadi solusi efektif untuk mencapai berat badan ideal.
Seiring bertambahnya usia, menjaga berat badan tetap ideal menjadi penting untuk kesehatan. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko berbagai penyakit, ditambah stres dan pola hidup kurang aktif atau sedentary lifestyle.
Untuk tujuan penurunan berat badan, Anda dapat melakukan pengaturan pola makan yang rendah kalori, sehingga bisa terjadi penurunan berat badan. Namun, perlu dipastikan asupan kalori perlu tetap di atas BMR agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dan dapat melakukan kegiatan sehari-hari.
Jalan kaki adalah olah raga paling sederhana dan tanpa memerlukan alat bantu. Di media sosial, sedang ramai trend 10.000 langkah per hari, yang bisa membantu menurunkan berat badan, jika disertai dengan menjaga asupan kalori. Jalan kaki 10.000 langkah juga mempunyai manfaat lain yaitu mencegah penyakit kronis, memperkuat sistem imun, dan menjaga densitas tulang. Mengapa 10.000 langkah? Mengacu pada Medical News Today, orang dewasa rata-rata jalan kaki kurang dari 5.000 langkah. Ini bisa dikatakan sebagai sedentary lifestyle. Sedentary lifestyle ini bisa memicu berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan kanker. Karenanya, menambah jumlah langkah menjadi 10.000 per hari adalah pilihan yang baik untuk meminimalkan risiko.
Lari merupakan olahraga yang cukup efektif dalam menurunkan berat badan. Kalori yang dibakar selama melakukan lari cukup banyak. Ini tergantung pada durasi, jarak dan kecepatan lari tersebut. Selain itu, lari juga memungkinkan kalori tetap dibakar setelah berolah raga dan bisa menargetkan lemak di perut. Untuk menghitung kalori yang dibakar, yaitu MET x Berat Badan (kg) x Durasi Lari (jam). Misalnya, jika berat badan Anda 65 kilogram dan berlari dengan kecepatan 8,0 mph selama 45 menit (0,75 jam). Kalori yang dibakar yaitu 11,5 MET x 65 kg x 0,75 jam = 563 kalori.
HIIT atau High Intensity Interval Training merupakan olahraga yang menggabungkan latihan intensitas tinggi dengan latihan intensitas sedang. HIIT bisa dilakukan dalam waktu singkat, misalnya 10-30 menit per sesi, dan bisa dilakukan di rumah atau di gym. Perkiraan energi yang dibakar saat melakukan HIIT untuk seseorang dengan berat 70 kg yaitu 129 kalori selama 15 menit, dan 257 kalori selama 30 menit.
Mengacu pada Medical News Today, mengangkat beban menyebabkan tingkat Excess Post-Exercise Oxygen Consumption (EPOC) yang lebih tinggi dibandingkan dengan kardio, sehingga menyebabkan lebih banyak pemecahan otot. Ini dapat dikatakan, tubuh terus membakar kalori bahkan setelah selesai melakukan latihan angkat beban. Secara umum, angkat beban selama 30 menit dapat membakar 100 kalori - tergantung pada berat badan Anda. Untuk menghitung calori yang terbakar, Anda dapat menggunakan Calories Burned Calculator.
Walaupun terlihat tidak terlalu melelahkan seperti olahraga aerobik lainnya, ternyata yoga dapat membantu menurunkan berat badan. Melakukan yoga selama 40 menit, kalori yang dibakar sebesar 149 kalori. Manfaat dari gerakan-gerakan yoga yang berpindah dari satu posisi ke posisi lain dengan cepat dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Beberapa gerakan yoga yang dapat membantu menurunkan berat badan, yaitu camel pose, four-limbed staff pose atau plan, sun salutations, dan boat pose.
Menginginkan berat badan yang ideal dengan mengatur pola makan yang sehat, bukan berarti menyiksa diri sendiri dengan membuat Anda kelaparan. Kuncinya adalah dengan mengkonsumsi real food yang mempunyai kalori yang relatif rendah. Real food merupakan bahan makanan yang melewati proses pengolahan secara minimal, bahkan baiknya tidak diproses sama sekali. Ini memungkinkan real food bebas dari aneka bahan tambahan seperti pemanis dan pengawet. Selama diet, Anda juga bisa menghindari konsumsi tepung-tepungan, gula, dan minyak.
Cara memasak juga sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya kalori pada makanan. Untuk menjaga kalori agar tetap rendah, yaitu dengan merebus, memanggang, mengukus, menumis. Kalaupun Anda tidak bisa menghindari konsumsi minyak, gunakan dalam jumlah sedikit.
Sebelum melakukan diet atau pengaturan pola makan yang sehat dan berolahraga secara teratur, Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri, apa yang memotivasi Anda melakukan semua hal tersebut. Pikirkan apa alasan mendasar melakukan semua upaya ini.
Kombinasi antara defisit kalori dan olahraga adalah kunci karena olahraga dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga lebih banyak kalori terbakar, bahkan setelah selesai berolahraga. Selain itu, olahraga membantu mencegah hilangnya massa otot, yang biasanya terjadi jika hanya mengandalkan diet defisit kalori saja.
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menghitung kisaran kalori yang diperlukan oleh tubuh atau Basal Metabolic Rate (BMR), yaitu menghitung kalori minimum yang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsinya seperti bernafas, memompa jantung, mencerna makanan dsb.
Rumus yang cukup sederhana untuk menghitung BMR adalah menggunakan rumus Harris-Bennedict, dimana hitungan untuk pria dan wanita berbeda.
BMR Pria: 66,5 + (13,7 × berat badan (kg)) + (5 × tinggi badan (cm)) – (6,8 × usia).
BMR Wanita: 655 + (9,6 × berat badan (kg)) + (1,8 × tinggi badan (cm)) – (4,7 × usia).
Menghitung BMR adalah untuk mengetahui kalori minimum agar tubuh bisa menjalankan fungsinya. Untuk mengetahui kebutuhan kalori Anda per harinya, Anda perlu menghitung BMR dengan tipikal aktivitas sehari-hari.
Jika Anda hampir tidak pernah berolahraga maka dikalikan 1,2. Jika jarang berolahraga, maka dikalikan 1,3. Jika sering berolahraga atau beraktivitas fisik yang berat, maka dikalikan 1,4. Sebagai contoh, seorang wanita berusia 32 tahun memiliki berat 70 kg, dengan tinggi badan 155. Ia cukup jarang berolahraga. Ini berarti BMR-nya sebesar 1,455 kkal, sedangkan kebutuhan kalori per harinya sebesar 1,892 kkal. (H-3)
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Resolusi diet 2026 sering gagal? Simak tips hidup sehat, strategi diet realistis, dan panduan bulanan agar berat badan turun secara konsisten.
Banyak orang merasa sudah menjalani pola hidup sehat dengan makan teratur, memilih makanan bergizi, dan rutin berolahraga.
Memiliki berat badan yang terlihat normal tidak selalu berarti tubuh benar-benar sehat. Banyak orang dengan berat badan ideal justru memiliki perut buncit
Menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan mengurangi asupan karbohidrat dan lemak dan meningkatkan jumlah sayur dan buah.
Meghan Trainor mengakui menggunakan bantuan obat injeksi untuk menurunkan berat badan dan menstabilkan gula darah setelah melahirkan anak kedua. Ia berhasil menurunkan 31 kilogram.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Temuan tersebut diperoleh dengan menelaah data konsumsi makanan dari 112 negara yang mencakup 99% emisi gas rumah kaca terkait pangan secara global.
Kacang juga kaya nutrisi penting lain seperti magnesium, vitamin E, dan antioksidan, yang tak hanya membantu kenyang tetapi juga mendukung kesehatan jantung
Diet Barat dan diet tradisional sering dibandingkan. Artikel ini membahas perbedaan, manfaat, dan dampaknya bagi kesehatan tubuh secara lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved