Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Waspada! Makan Balas Dendam saat Lebaran Bisa Picu Penyakit Serius

 Gana Buana
20/3/2026 13:04
Waspada! Makan Balas Dendam saat Lebaran Bisa Picu Penyakit Serius
Porsi makan tak terkontrol saat Lebaran yang picu lonjakan gula darah dan kolesterol.(Freepik)

GURU Besar Departemen Gizi Universitas Indonesia (UI), Sandra Fikawati, memperingatkan masyarakat untuk memperketat kendali porsi makan guna menghindari ancaman penyakit degeneratif akibat hidangan khas Lebaran yang berlebihan. Pola makan "balas dendam" di hari raya berisiko memicu gangguan pencernaan akut hingga lonjakan kolesterol dan gula darah secara drastis.

Prof. Sandra menegaskan bahwa sistem pencernaan manusia memiliki batas beban kerja yang harus dihormati, meski dalam suasana perayaan Idul Fitri. Menurutnya, euforia makan sering kali membuat masyarakat abai terhadap batas konsumsi lemak dan gula.

Ancaman di Balik Santan dan Lemak

Konsumsi makanan berlemak dan bersantan dalam volume besar akan memaksa sistem pencernaan bekerja ekstra keras. Dampak instan yang sering muncul meliputi perut kembung, mual, sakit perut, hingga diare atau sembelit.

“Pada momen Lebaran, banyak orang cenderung ingin menikmati berbagai hidangan yang tersedia. Namun, jika porsinya tidak dikendalikan, hal ini dapat membebani sistem pencernaan dan menimbulkan berbagai keluhan kesehatan,” ujar Sandra dalam keterangannya di Depok, Jumat (20/3).

Waspada Lonjakan Gula Darah dan Kolesterol

Lebih lanjut, Sandra menyoroti risiko bagi penderita atau orang yang berisiko diabetes. Kue kering dan minuman manis yang dikonsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah yang berbahaya. Sementara itu, makanan tinggi lemak dan garam seperti rendang atau gulai dapat meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

“Kalori berlebih juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan serta membuat tubuh mudah lelah dan mengantuk. Risiko penyakit jantung dan stroke juga mengintai jika konsumsi lemak tidak dibatasi,” tambahnya.

Tips Makan Sehat Saat Lebaran:

  • Jaga Keseimbangan: Nikmati ketupat, opor, atau rendang dalam porsi wajar.
  • Prioritaskan Serat: Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  • Cukupi Cairan: Pastikan asupan air putih terpenuhi untuk membantu metabolisme.
  • Mindful Eating: Makan secara perlahan agar tubuh dapat mengenali rasa kenyang lebih cepat.
  • Tetap Aktif: Lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki untuk menjaga kebugaran.

Sandra menekankan bahwa Lebaran seharusnya tetap menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan tanpa harus berakhir di rumah sakit.

“Dengan pola makan yang lebih bijak dan seimbang, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idul Fitri tanpa harus mengorbankan kesehatan,” tutupnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik