Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA hari raya Idul Fitri datang, banyak hidangan lezat yang akan tersaji, mulai dari yang manis hingga berbahan dasar santan atau makanan bersantan. Karena itu tidak mengherankan jika banyak orang menikmatinya berkali-kali, awas Jels timbangan oleng ke kanan.
Namun, perlu diingat bahwa makanan tersebut kaya akan lemak dan kolesterol. Agar tidak menambah berat badan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat Idul Fitri:

Baca juga : 5 Tips Efektif untuk Memaksimalkan Perubahan dalam Menurunkan Berat Badan
Usahakan untuk mengendalikan jumlah makanan yang Anda konsumsi agar tidak berlebihan saat Idul Fitri. Gunakan piring berukuran kecil dan nikmati makanan dengan perlahan. Pastikan untuk tidak melebihi porsi harian yang diperlukan.
Jika ingin menikmati hidangan berlemak seperti rendang atau opor, ambillah secukupnya dan pilih bagian daging yang rendah lemak.

Baca juga : Ini Tips Menurunkan Berat Badan Lewat Pola Makan dan Aktivitas Fisik
Sebagian besar camilan dan minuman yang disajikan saat Idul Fitri mengandung gula. Contohnya, kue-kue tradisional, es buah, dan es sirup.
Meskipun rasanya enak, penting untuk membatasi asupan gula saat Idul Fitri. Konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan, diabetes, dan obesitas.

Baca juga : Membagi Porsi Makan Bisa Cegah Diabetes
Sebelum berkunjung ke rumah saudara, disarankan untuk sarapan terlebih dahulu dengan makanan tinggi serat dan rendah kalori seperti buah-buahan, oatmeal, atau roti gandum. Dengan begitu, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan tidak cenderung makan berlebihan saat berkunjung ke rumah saudara.

Setelah berpuasa selama sebulan, biarkan tubuh Anda beradaptasi kembali dengan jadwal makan yang normal. Hindari makan malam terlalu larut dan pastikan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai dengan kebutuhan harian Anda.

Tidur yang cukup memiliki dampak besar pada pengendalian berat badan. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang memicu nafsu makan dan menurunkan hormon leptin yang menekan rasa lapar. Oleh karena itu, pastikan untuk mendapatkan cukup tidur agar tidak tergoda untuk makan berlebihan saat Idul Fitri. (Z-10)
Ingin berat badan tetap ideal saat puasa? Simak tips menjaga berat badan stabil selama Ramadhan 2026 dari ahli medis agar tidak kalap saat berbuka
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Jungkook BTS ungkap rahasia diet satu kali sehari (OMAD) dan rutin olahraga. Simak analisis pakar kesehatan mengenai efek samping dan tips diet sehatnya.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Temuan tersebut diperoleh dengan menelaah data konsumsi makanan dari 112 negara yang mencakup 99% emisi gas rumah kaca terkait pangan secara global.
Kacang juga kaya nutrisi penting lain seperti magnesium, vitamin E, dan antioksidan, yang tak hanya membantu kenyang tetapi juga mendukung kesehatan jantung
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved