Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
STRETCH mark dan selulit merupakan dua masalah kulit yang bagi beberapa orang dinilai mengganggu penampilan dan sulit hilang. Beberapa orang pun kerap mengira antara Stretch mark dan selulit adalah hal sama, padahal tidak seperti itu. Lalu apa perbedaannya?
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Arthur Samuel Simon, Sp.KK mengatakan stretch mark merupakan kulit yang robek karena meregang melebihi kemampuannya. Misalnya terjadi karena kenaikan berat badan atau tinggi badan yang terlalu banyak dan cepat.
"Bentuknya garis-garis, awalnya berwarna merah, lama-lama jadi gelap, terus jadi putih," kata Arthur melalui Instagram @dokterkulitkucom.
Apakah stretch mark bisa hilang? Arthur mengatakan stretch mark tidak bisa dihilangkan tapi bisa dicegah. Upaya pencegahannya dengan penggunaan pelembab agar kulit lebih lentur dan tidak mudah robek. Sedangkan selulit ialah lemak yang terjepit di antara jaringan ikat kulit. Kenapa selulit lebih umum muncul pada perempuan?
"Karena konfigurasi jaringan ikat perempuan yang bentuknya seperti jala membuat lemak lebih gampang terjepit di situ," ujar dr Arthur.
"Biasanya ada di bagian paha dan pantat dan penampakannya seperti kulit jeruk," lanjutnya.
Selulit bisa dikurangi dengan mengurangi berat badan dan olahraga.(M-3)
stretch mark merupakan kulit yang robek karena meregang melebihi kemampuannya. Misalnya terjadi karena kenaikan berat badan
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved