Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS fisik menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup pada masa lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dapat memengaruhi kemampuan fungsional dan meningkatkan risiko penyakit.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan terstruktur dapat membantu meningkatkan keseimbangan, memperbaiki pola berjalan, serta menjaga kesehatan tulang dan otot.
Tidak hanya itu, olahraga juga berperan dalam meningkatkan kapasitas fungsional tubuh secara keseluruhan.
Dengan tubuh yang lebih kuat dan stabil, lansia dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri serta mengurangi risiko terjatuh, yang menjadi salah satu masalah serius pada kelompok usia ini.
Aktivitas fisik memberikan berbagai manfaat bagi lansia, di antaranya:
Beragam aktivitas fisik dapat dilakukan oleh lansia, yang bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh, seperti:
Kombinasi berbagai jenis latihan ini dinilai lebih efektif karena dapat melatih kekuatan, keseimbangan, serta kelenturan tubuh secara bersamaan.
Meski memiliki banyak manfaat, partisipasi lansia dalam aktivitas fisik masih tergolong rendah. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:
Padahal, dibandingkan dengan biaya pengobatan yang terus meningkat, aktivitas fisik merupakan langkah pencegahan yang lebih sederhana dan terjangkau.
Untuk meningkatkan partisipasi lansia, diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Program olahraga yang dirancang khusus untuk lansia menjadi penting agar aktivitas yang dilakukan tetap aman dan sesuai dengan kondisi fisik. Peran tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mendorong lansia tetap aktif.
Dengan pendekatan yang tepat, aktivitas fisik tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat di usia senja. (Z-1)
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kebugaran. Namun, pilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Riset terbaru mengungkap kurang aktivitas fisik selama bertahun-tahun meninggalkan jejak stres biologis pada tubuh saat mencapai usia paruh baya.
Momen istimewa ini sekaligus menandai peluncuran dua lini produk unggulan terbaru dari Cimory yakni Cimory Milk No Added Sugar dan Cimory Yogurt Drink No Added Sugar:
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved