Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Kurangi Risiko Penyakit, Lansia Dianjurkan Rutin Beraktivitas Fisik 

Abi Rama
30/3/2026 10:56
Kurangi Risiko Penyakit, Lansia Dianjurkan Rutin Beraktivitas Fisik 
Ilustrasi(Freepik)

AKTIVITAS fisik menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup pada masa lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dapat memengaruhi kemampuan fungsional dan meningkatkan risiko penyakit.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak. 

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan terstruktur dapat membantu meningkatkan keseimbangan, memperbaiki pola berjalan, serta menjaga kesehatan tulang dan otot.

Tidak hanya itu, olahraga juga berperan dalam meningkatkan kapasitas fungsional tubuh secara keseluruhan. 

Dengan tubuh yang lebih kuat dan stabil, lansia dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri serta mengurangi risiko terjatuh, yang menjadi salah satu masalah serius pada kelompok usia ini.

Manfaat Aktivitas Fisik bagi Lansia

Aktivitas fisik memberikan berbagai manfaat  bagi lansia, di antaranya:

  • Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, sehingga mengurangi risiko jatuh
  • Memperkuat otot dan tulang, yang penting untuk menopang aktivitas harian
  • Menjaga kesehatan jantung dan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan fleksibilitas, sehingga tubuh tidak mudah kaku
  • Membantu menjaga kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan depresi

Jenis Aktivitas yang Dianjurkan

Beragam aktivitas fisik dapat dilakukan oleh lansia, yang bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh, seperti:

  • Jalan kaki santai
  • Senam aerobik ringan atau senam lansia
  • Bersepeda
  • Berenang atau senam air
  • Latihan beban ringan dan latihan fleksibilitas
  • Aktivitas menyenangkan seperti menari atau senam dengan musik

Kombinasi berbagai jenis latihan ini dinilai lebih efektif karena dapat melatih kekuatan, keseimbangan, serta kelenturan tubuh secara bersamaan.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meski memiliki banyak manfaat, partisipasi lansia dalam aktivitas fisik masih tergolong rendah. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:

  • Kurangnya pengetahuan tentang manfaat olahraga
  • Ketidakpastian dalam menentukan jenis dan intensitas latihan
  • Keterbatasan waktu atau kondisi kesehatan
  • Minimnya dukungan dari keluarga dan lingkungan

Padahal, dibandingkan dengan biaya pengobatan yang terus meningkat, aktivitas fisik merupakan langkah pencegahan yang lebih sederhana dan terjangkau.

Peran Lingkungan dan Program Terarah

Untuk meningkatkan partisipasi lansia, diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Program olahraga yang dirancang khusus untuk lansia menjadi penting agar aktivitas yang dilakukan tetap aman dan sesuai dengan kondisi fisik. Peran tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mendorong lansia tetap aktif.

Dengan pendekatan yang tepat, aktivitas fisik tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat di usia senja. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya