Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kronologi Longsor Bandung Barat yang Sebabkan 7 Orang Meninggal dan Ratusan Hilang

Putri Rosmalia Octaviyani
24/1/2026 13:52
Kronologi Longsor Bandung Barat yang Sebabkan 7 Orang Meninggal dan Ratusan Hilang
Kondisi usai tanah longsor di Cisarua Bandung Barat.(Dok. Pemkot Bandung)

BENCANA alam ganda berupa tanah longsor yang disertai banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari. Peristiwa longsor Bandung Barat yang tragis dilaporkan mengakibatkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dan 114 warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kronologi Longsor Bandung Barat: Suara Gemuruh di Dini Hari

Kapolsek Cisarua, A. Y. Yogaswara, menjelaskan bahwa petaka tersebut bermula sekitar pukul 03.00 WIB saat sebagian besar warga sedang terlelap. Tanda-tanda awal bencana diketahui warga melalui suara gemuruh yang sangat keras, sebelum akhirnya material tanah dan lumpur menerjang permukiman.

Material longsor tersebut dilaporkan meluncur deras dari arah Kampung Pasirkuning dan menghantam wilayah di bawahnya, yakni Kampung Pasir Kuda di Desa Pasirlangu. Tidak hanya tanah, longsoran ini juga membawa material banjir bandang yang memperparah kerusakan.

Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang, ungkap Yogaswara di lokasi kejadian, Sabtu (24/1).

Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa

Berdasarkan data sementara yang dihimpun kepolisian hingga pukul 12.00 WIB, dampak kerusakan yang ditimbulkan tergolong berat. Puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor yang tebal serta lumpur pekat. Kerusakan infrastruktur permukiman di sekitar lokasi terdampak membuat akses menjadi sulit.

Tim evakuasi telah berhasil menemukan tujuh jenazah korban. Namun, kekhawatiran masih menyelimuti keluarga korban karena ratusan warga lainnya belum diketahui nasibnya dan masih dalam status pencarian.

Tantangan Tim Gabungan di Lapangan

Proses evakuasi dan pencarian korban longsor Bandung Barat saat ini melibatkan sinergi lintas sektoral. Personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan kemanusiaan, serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan penanganan darurat.

Meski demikian, Yogaswara mengakui bahwa upaya penyelamatan menghadapi kendala signifikan. Medan yang berat dengan ketebalan material longsor menyulitkan pergerakan alat dan personel. Ditambah lagi, kondisi cuaca di lokasi masih mendung dan berpotensi hujan, yang dapat membahayakan tim penyelamat.

Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan, tegas Kapolsek.

Imbauan Waspada Bencana Susulan

Mengingat kondisi tanah yang masih labil dan potensi curah hujan yang tinggi, pihak kepolisian mengimbau warga yang tinggal di sekitar perimeter lokasi kejadian untuk meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta untuk sementara waktu menjauhi area longsoran guna menghindari risiko bencana susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Posko darurat dan tim medis telah disiagakan untuk menangani korban luka maupun pengungsi yang terdampak bencana longsor Bandung Barat tersebut.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner