Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Imbau Warga tidak Panik

Sugeng Sumariyadi
08/1/2026 20:24
RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Imbau Warga tidak Panik
Ilustrasi(Dok Freepik)

SELAMA 2025, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat 10 pasien super flu. Rumah sakit rujukan di Jawa Barat ini telah menyiapkan prosedur bagi pasien yang terpapar penyakit tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat tidak panik dengan berkembangnya super flu. Virus influenza A (H3N2) subclade K ini tidak berbeda jauh dengan influenza biasa, meskipun memiliki gejala yang lebih berat dari flu pada umumnya," ungkap Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, Iwan Abdul Rachman, Kamis (8/1).

Dia menambahkan, RSHS siap memberikan pelayanan kepada semua pasien super flu. Bila merasakan gejala flu berat, warga segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

RSHS, tandasnya, siap melayani dengan menerapkan prosedur serta kebijakan yang sudah berjalan sejak pandemi covid-19 lalu. Pasalnya, virus influenza A (H3N2) subclade K memiliki pola penularan yang sama, yakni melalui droplet.

"Super flu termasuk dalam droplet. RSHS sudah punya tata laksana pada pasien dengan droplet yang datang ke rumah sakit maupun yang datang ke instalasi gawat darurat (IGD)," tambah Iwan.

Dia menambahkan bahwa saat ini tren penularan virus influenza A (H3N2) subclade K sudah menurun jika dibandingkan dari awal penyebarannya pada 2025. Kondisi yang sama juga terjadi di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (Pinere) RSHS Yovita Hartantri menyatakan dari 10 kasus super flu yang dirawat di RSHS, satu pasien meninggal dunia krena memiliki penyakit bawaan. Dua pasien merupakan bayi dan anak-anak.

"Kami mendapat kepastian adanya super flu dari Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan, pada awal Januari 2026. Puncak kasus influenza yang ditangani RSHS Bandung terjadi pada Oktober 2025," tambahnya. (SG/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner