Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kunjungi Korban Banjir, Bupati Majalengka Minta Aparat Bertindak Cepat

Nurul Hidayah    
08/1/2026 20:14
Kunjungi Korban Banjir, Bupati Majalengka Minta Aparat Bertindak Cepat
Bupati Majalengka Eman Suherman mengunjungi lokasi banjir di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing.(MI/NURUL HIDAYAH)

BANJIR yang melanda Kabupaten Majalengka disebabkan meluapnya air dari Sungai Cilutung.

Bencana banjir melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Rabu (7/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Selain karena hujan deras, banjir juga disebabkan jebolnya  saluran sungai Cilutung.

Dampak banjir, sebanyak 269 rumah warga di Blok Situngsari dan Blok Mekarsari, Desa Kasturi, terendam banjir.

Bahkan tidak hanya rumah warga, lahan seluas 50 hektare, 30 kolam ikan milik warga dan  6 musala terdampak banjir. Aktivitas  belajar mengajar di MTs, MD, dan SDN Kasturi hingga  layanan kesehatan di Puskesmas Gumuruh pun terganggu.

“Banjir yang melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, yang diakibatkan jebolnya saluran sungai Cilutung menyebabkan kerugian material dan sosial bagi masyarakat,” tutur Bupati Majalengka Eman Suherman saat mengunjungi korban banjir di Kecamatan Cikijing, Kamis (8/1).

Dia meminta kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh serta menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang guna meminimalkan risiko banjir di kemudian hari.

“Saya tidak ingin persoalan banjir ini dibiarkan berlarut-larut dengan saling melempar kewenangan,” tandasnya.

Dia mengungkapkan salah satu penyebab meluapnya air di Sungai Cilutung yaitu kondisi jembatan di sekitar Masjid At-Tin yang memiliki tiang penyangga besar di tengah aliran sungai, sehingga menyempitkan alur air. Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat salah satu sisi aliran.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak BBWS Cisanggarung karena ini kewenangannya. Saya kirimkan foto kondisi jembatan tersebut dan mudah-mudahan segera dilakukan survei untuk menentukan langkah perbaikan,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Eman menyerahkan bantuan sembako, alat kebersihan dan tikar untuk korban banjir.

Sementara itu, Kepala Desa Kasturi. Yadi Supriadi, menjelaskan  pihaknya bersama pemerintah desa, BPBD, dan unsur terkait terus melakukan koordinasi dan siaga di lokasi terdampak.

“Kami terus melakukan pendataan dan penanganan darurat. Aparat di lapangan tetap siaga, terutama menghadapi potensi hujan susulan,” ujarnya.

Seorang warga terdampak banjir, Dede, 38,  mengaku air datang dengan cepat setelah hujan deras cukup lama sehingga merendam rumah dalam waktu singkat.

“Air masuk cukup cepat setelah hujan deras. Banyak rumah terendam setinggi lutut dan kami hanya sempat menyelamatkan barang seadanya,” tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner