Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda wilayah Kabupaten Majalengka. Sejumlah warga bahkan sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Majalengka mengakibatkan banjir di Kecamatan Jatiwangi dan Kecamatan Ligung. DI Kecamatan Kertajati, banjir menggenangi tiga rumah di Blok Pon, RT/RW 01/09, Desa Mekarsari, Sabtu (15/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir diakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dengan durasi lebih dari 4 jam.
Hujan dengan kurun waktu yang cukup lama tersebut menyebabkan Sungai Kepuh yang ada di wilayah tersebut meluap dan merendam tiga rumah warga dengan ketinggian 10 hingga 35 cm. Namun semalam, sekitar pukul 21.00 WIB banjir sudah mulai surut.
Selanjutnya banjir akibat hujan deras juga merendam rumah warga di Blok Gandamakmur, Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Sabtu (15/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Banjir di wilayah tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dengan durasi lebih dari 4 jam hingga menyebabkan Sungai Cipinang meluap.
Luapan air merendam 137 rumah warga dengan ketinggian 30 hingga 60 cm. “Banjir berdampak pada 137 KK atau 411 jiwa,” tutur Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Majalengka, Wawan Suryawan, Minggu (16/3). Banjir di Kecamatan Ligung ini juga sempat membuat 3 KK atau sebanyak 12 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, banjir juga merendam sekitar 3 hektar sawah milik warga.
“banjir berangsur surut sejak pagi ini,” tutur Wawan. BPBD Kabupaten Majalengka, lanjut Wawan juga telah melakukan assessment dan penanganan evakuasi ke lokasi bencana. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada,” tutur Wawan. (UL).
Penelitian dilakukan melalui metode rekayasa rancang bangun dan uji performa dengan parameter kapasitas cacahan, konsumsi bahan bakar, dan kualitas hasil potongan.
Pada 1 hingga 25 Januari 2026 telah terjadi sebanyak 58 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka dengan 2.253 warga dan 716 rumah yang terdampak.
Pemkab Majalengka telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare.
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Pada 2025 produksi jagung mencapai 134 ribu ton, dengan luas areal tanam sekitar 18.456 hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved