Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Longsor di Lokasi Pembangunan Mini Soccer Sumedang, Empat Pekerja Tewas

Sugeng Sumariyadi
03/1/2026 10:35
Longsor di Lokasi Pembangunan Mini Soccer Sumedang, Empat Pekerja Tewas
Empat pekerja tewas saat terjadi tanah longsor di lokasi pembangunan mini soccer di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang,(ISTIMEWA)

EMPAT pekerja tewas dan empat lainnya menderita luka, saat tanah longsor terjadi di lokasi pembangunan Mini Soccer di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1) sore.

Longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB, saat para pekerja tengah mengerjakan pondasi ceker ayam mini soccer, yang berada di lereng. Kondisi tanah labil diduga menjadi pemicu terjadinya longsoran yang menimbun para pekerja.

Kantor SAR Bandung menerima laporan kejadiakn sekitar pukul 14.45 WIB dan langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan ke lokasi. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Mochamad Adip, memimpin operasi evakuasi.

“Evakuasi dilakukan secara manual dengan melibatkan seluruh potensi SAR. Kurang lebih hampir 200 personel diterjunkan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, dan unsur relawan lainnya,” ujar Adip di lokasi kejadian.

Menurut dia, area longsoran di titik tertimbun memiliki lebar sekitar 3 meter. Keseluruhan area longsor diperkirakan mencapai 10 meter. Meski kondisi medan cukup rawan, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, evakuasi berjalan aman dan lancar. Korban terakhir berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 19.06 WIB. Saat ini sudah dipastikan tidak ada korban tertimbun,” tambahnya.


Pelajaran penting


Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah kecelakaan kerja tersebut.

“Saya menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa para pekerja. Dari delapan pekerja, empat meninggal dunia, dua tertimbun namun selamat, dan dua lainnya berhasil lolos,” ujarnya.

Dia mengapresiasi kerja cepat dan kolaboratif seluruh pihak dalam proses evakuasi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, TNI, Polri, BPBD Provinsi, Satpol PP, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan cepat sehingga proses evakuasi dapat diselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Bupati menegaskan, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Walaupun takdir ada di tangan Tuhan, tetap ada sebab yang harus kita waspadai. Keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Para korban dalam kejadian itu terdiri dari :

Korban Selamat:
Dian, 41, warga Cisempur; Ahmid, 71, warga Cisempur, Dahlan, 42, dan
satu pekerja lain.

Korban tewas :
Ivan, warga Rancaekek; Ujang, warga Rancaekek; Ade Hilir, warga Desa Cileunyi Wetan dan Heri, warga Karasak, Sumedang.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner